Siantar, hetanews.com - Rapat Komisi III dengan mitra kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah [BPBD] Siantar disepakati untuk tidak digelar. Anggota Komisi III kadung kecewa atas keterlambatan Plt Kepala BPBD Daniel Siregar bersama rombongan.

Anggota Komisi III Fraksi Hanura Dedy Putra Manihuruk mengatakan, rapat seharusnya dimulai Pukul 14.00 WIB dan rombongan BPBD hadir pukul 14.35 WIB. Menurut Dedy, keterlambatan bukti ketidakseriusan BPBD dalam rapat pembahasan RAPBD 2021.

"Kita membahas anggaran ini kok terlambat. Sampai setengah jam lebih kami menunggu disini, artinya mereka tidak serius dalam membahas anggaran APBD 2021 ini," ucap Dedy di ruang Komisi III, Kamis (19/11/2020)

Pernyataan Dedy direspon anggota Komisi III lain Rizky Ananda Sitorus. Politisi Demokrat ini mengancam akan keluar bila rapat dilanjutkan

"Kalau kayak gini terlambat, saya keluar," tegas Rizky.

Baca juga: Komisi II Tuding PDPHJ Minta Legitimasi Utang Rp 10 Miliar

Melihat banyak anggota Komisi yang menyatakan penolakan. Ketua Komisi III Denny Torang Siahaan memutuskan untuk membatalkan rapat dengan BPBD.

Mendengar itu, Daniel Siregar tampak legowo dan sempat mengucapkan terimakasih kepada para peserta rapat lalu pergi keluar menuju mobilnya.

Penilaian Fraksi PDIP

Terlepas soal keterlambatan, diterangai muncul penilaian subjektif terhadap Plt Kepala BPBD Daniel Siregar. 

Sebagaimana diketahui Fraksi PDIP DPRD Siantar sempat meminta Walikota Hefriansyah mengganti Daniel dari jabatan Plt BPBD. Permintaan itu disampaikan melalui pandangan Fraksi.

Disinggung mengenai hal itu, anggota Fraksi PDIP, Immanuel Lingga menyebut disiplin ilmu Juru Bicara Satgas Covid 19 itu tidak sesuai dengan jabatan yang diemban saat ini atau tidak berkompeten.

Immanuel juga menyinggung sampai saat ini tidak diketahui percis berapa jumlah anggaran yang dikeluarkan untuk penanggulangan Covid-19 di Kota Siantar.

"Saya melihat bahwa kinerja beliau ini tidak nampak dan tidak berwujud," ujarnya. 

Meski demikian, anggota Fraksi PDIP lain, Astronout Nainggolan, enggan memperpanjang soal itu. Menurut Astronout, a status Daniel Siregar sudah dijawab melalui pemandangan umum Walikota.

Baca juga: Dinilai Tidak Kompeten, Fraksi PDIP Minta Daniel Siregar Diganti