Simalungun, hetanews.com - Jaksa Sanggam P Siagian SH, menghadirkan Erpin Johannes alias Kevin (32), pengusaha toko ponsel, warga Jalan Sandang Pangan, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, ke sidang Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (19/11/2020), sebagai terdakwa dalam kasus kepemilikan 0,15 gram sabu.             

Menurut dakwaan jaksa, terdakwa ditangkap dari dalam rumahnya yang sekaligus sebagai toko ponsel dan servis HP, pada Jumat, 29 Mei 2020 lalu, pukul 22.00 WIB.

Empat anggota Satnarkoba Polres Simalungun, yaitu saksi Aswin Manurung, Arikson Sibarani, Donal Tobing dan Sandro Purba, sebelumnya sudah mendapat informasi.

Malam itu, saksi langsung melakukan penggerebekan dan penggeledahan, di rumah terdakwa.

Disaksikan kepala lingkungan, Hotman Oloan Purba dan orangtua terdakwa, petugas berhasil menemukan 1 plastik klip kecil berisi sabu seberat 0,15 gram.

Sabu sebanyak itu, menurut terdakwak, ia beli dari seorang laki-laki yang ia tidak kenal.

Terdakwa dijerat jaksa melanggar pasal 114, 112 dan pasal 127 ayat (1) UURI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Atas dakwaan jaksa, terdakwa didampingi pengacara, Arfin Siagian SH, tidak mengajukan eksepsi karena tidak keberatan dan membenarkan dakwaan tersebut. "Benar pak hakim," kata terdakwa, menjawab pertanyaan hakim tentang tanggapannya.              

Untuk mendengar keterangan saksi-saksi, persidangan dipimpin majelis hakim, Hendrawan Nainggolan SH, ditutup dan dibuka kembali, pada Selasa (24/11/2020) mendatang.