Simalungun, Hetanews.com - Polres Simalungun menetapkan 6  tersangka pasca bentrokan serikat pekerja di Kabupaten Simalungun. Dari enam tersangka dua orang diantaranya belum ditangkap.

“Kami dari Polres Simalungun akan menindak tegas terhadap para pelaku pidana yang mengganggu Kamtibmas di wilayah hukum Simalungun,” kata Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Rachmad Wibowo melalui siaran Pers Humas Polres Simalungun, Rabu (18/11/2020).

Wibowo meminta tersangka yang belum diamankan segera menyerahkan diri. “Untuk itu diimbau pelaku yang  terlibat yang belum ketangkap agar segera menyerahkan diri," jelasnya.

Bentrokan terjadi pada hari Senin (16/11/2020) sekira pukul 16.00 wib, di depan Gudang PT GLOBAL, Jalan Lau Cimba, Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Kejadian bermula saat kelompok serikat pekerja mendatangi pekerja lain yang sedang melakukan pembongkaran barang di gudang PT GLOBAL.

Kemudian terjadi perselisihan mulut, hingga terjadi saling dorong memicu saling pukul antar kedua belah pihak. Atas peristiwa itu keduanya saling melapor ke Polres Simalungun.

Berdasarkan laporan, Satreskrim melakukan rangkaian penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti hingga memeriksa sejumlah saksi-saksi dari kedua belah pihak.

Polisi pun menetapkan ASH (46), S alias AB (55), J (20) serta HASC (25) sebagai tersangka dan kini ditahan. Tersangka lain yakni PS dan R belum ditangkap.