Simalungun, hetanews.com - Tidak ada tempat untuk pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Simalungun, terkusus di wilayah Polsekta Tanah Jawa.

Hal itu sesuai arahan Kapolsekta Tanah Jawa, Kompol Selamat Manalu, pada saat memimpin apel, di lapangan apel Mapolsekta Tanah Jawa, menirukan penekanan Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs. Martuani Sormin, M.Si.

Perburuan terhadap para pelaku kejahatan pun berhasil diungkap Unit Reskrim Polsekta Tanah Jawa, di Huta I Buntu Bayu, Nagori Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan Simalungun, pada Selasa (17/11/2020), lalu, sekitar pukul 17.30 WIB.

Kapolsekta Tanah Jawa, melalui Kanit Reskrim, Iptu JW. Saragih, SH, menjelaskan, pengungkapan kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di wilayah hukumnya, atas adanya 3 (tiga) Laporan Polisi sekaligus.

Dan kerja keras semua tim, tidak menghianati hasil dan berhasil membekuk para pelaku dari lokasi yang berbeda, serta berhasil menyita dan mengamankan barang bukti.

Adapun Laporan Polisi yang terungkap, yakni, Laporan Polisi Nomor: LP/ 187/ XI / 2020/ Simal. Sek.Tanah Jawa, tanggal 16 Nopember 2020, atas nama pelapor Tunggul Tampubolon dengan pelaku yang diringkus berinisial ES, dan BAS.

Dan dari ke dua tersangka, berhasil disita barang bukti, berupa 1 unit Laptop merk Lenovo, lengkap dengan chargernya.

Lalu, dari Laporan Polisi Nomor: LP/ 188/ XI/ 2020/ Simal Sek. Tanah Jawa, tanggal 16 Nopember 2020 atas nama pelapor, Golpriet TB. Siburian dan pelakunya berhasil ditangkap, berinisial FMS. Sementara barang bukti masih dalam penyelidikan.

Sedangkan Laporan Polisi Nomor: LP / 189 / XI/ 2020/ Simal Sek. Tanah Jawa, tanggal 17 Nopember 2020 atas nama pelapor, Friska Sinurat, pelakunya, masing - masing berinisial AS, AGM, KNS, JMHT alias Linggom dan BAS sebagai penadahnya.

“Sehubungan dengan pengungkapan kasus tersebut, petugas berhasil mengungkap pelaku dari 3 (tiga) Laporan Polisi sekaligus dan berhasil melakukan penangkapan terhadap 6 (enam) orang pelaku dari tempat yang berbeda dan menyita barang bukti, berupa 24 buah tabung gas elpiji dalam keadaan kosong ukuran 3 Kg, 1 (satu) unit Laptop merk Lenovo warna hitam lengkap dengan chargernya,”tegasnya.

Dan terhadap para pelaku, sekarang ini lagi menjalani proses pemeriksaan, di Ruang Unit Reskrim Polsekta Tanah Jawa, guna pengembangan terhadap pelaku-pelaku lainnya, tutup Iptu JW. Saragih.