Langkat,  Hetanews.com  - Banjir bandang yang terjadi di kawasan Sungai Landak (Landak River) Bahorok, Kabupaten Langkat membuat beberaapa penginapan rusak.

"Tidak ada korban jiwa akibat banjir bandang, karena di sana merupakan kawasan wisata, bukan pemukiman penduduk," ucap kepala BPBD langkat Irwan Sahri, Rabu (18/11/2020)

Untuk kerugian sebutnya, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan. Sejauh ini tercatat, kurang lebih 50 penginapan yang rusak

"Ini anggota masih disana, nanti kita kabarin lagi. Yang pasti tidak ada korban jiwa," sebutnyak

Terpisah, Dedi warga yang mempunyai penginapan di areal wisata tersebut mengatakan kejadiannya begitu cepat. Beruntung, areal penginapannya berbeda sungai, sehingga tidak terkena dampak banjir bandang

"beda sungai bang, kejadiannya cepat kali malam tadi. Untuk korban sejauh ini tidak ada, karena itu areal wisata. ini aku baru balik dari sana," jelasnya

Sebelumnya, Camat Bahorok, Dameka Putra Singarimbun kejadian banjir bandang tersebut terjadi dinihari pukul 00.00 WIB tadi.  Saat ini, lanjut Dameka, warga sedang bergotong royong untuk membersihkan ranting ranting kayu dan sampah yang tersangkut di sekitar lokasi banjir bandang.

"Banyak akar dan kayu tumbang yang ikut mengalir dari sungai, jadi saat ini warga sedang bergotong royong untuk membersihkannya," beber Camat Bahorok.

Namun, dalam musibah ini, seluruh Villa yang ada di pinggiran aliran Sungai Landak, ikut terkena banjir bandang.

"Seluruh Villa ikut terkena banjir bandang. Sampai saat ini yang kami data berjumlah delapan Villa," beber Dameka Putra Singarimbun.

Hingga saat ini, terang Dameka, pihaknya lagi fokus untuk menyelematkan korban banjir sembari membersihkan lokasi wisata itu. 

Sementara itu, banjir bandang tersebut menyebabkan jembatan Salang Pangeran putus. Beberapa pondok juga rusak.

Banjir bandang itu membawa material lumpur hingga batang pohon besar. Petugas dari BPBD Langkat, Kepolisian Bahorok, dan aparat Kecamatan Bahorok sudah mendatangi lokasi kejadian.