HETANEWS.COM

Masyarakat Pertanyakan Niat Anton Saragih, Pilih Simalungun atau Tanah Karo? Nama dan Marganya juga Diragukan

Aksi massa menolak Anton Saragih di KPUD Simalungun. (Foto: roland/mistar)

Simalungun, hetanews.com - Masyarakat Kabupaten Simalungun mempertanyakan komitmen Calon Bupati Simalungun, Anton Saragih, yang merupakan abang kandung dari Bupati Simalungun, JR Saragih, terhadap Kabupaten Simalungun.

Pengetahuan, konsep pembangunan, dan pengalaman untuk memimpin Kabupaten Simalungun, harus didasari pada kecintaan terhadap daerah yang ingin dipimpinnya.

Kecintaan terhadap Kabupaten Simalungun akan membentuk aktivitas kerja yang terfokus di ruang lingkup Kabupaten Simalungun, tidak memiliki aktivitas lain di luar Kabupaten Simalungun.

“Anton Saragih sebelumnya dan sampai saat ini patut diduga memiliki aktivitas di luar Kabupaten Simalungun, yaitu pernah menjadi Ketua DPP Masyarakat Karo Muslim Indonesia (MAKAMULIA), jadi dia patut diduga kurang berkomitmen terhadap pembangunan Simalungun, karena fokusnya di tanah Karo,”ucap Firman, Masyarakat Kabupaten Simalungun, seperti dilansir dari lensamedia.id, Rabu (18/11/2020).

Masyarakat lebih memilih pemimpin yang cinta terhadap Kabuapaten Simalungun, dan mempunyai niat membangun Kabupaten Simalungun, terlihat dari aktivitas konkritnya, di Kabupaten Simalungun, bukan di luar Kabupaten Simalungun, katanya.

Postingan Facebook Masyrakat Karo Muslim Indonesia (Foto: Istimewa)

“Sekarang semua masyarakat sudah pada pintar, jangan sampai masyarakat Simalungun dibohongi lagi seperti sebelumnya. Jadi kami akan memilih calon Bupati Kabupaten Simalungun yang fokus aktivitasnya di Kabupaten Simalungun,”tegas Firman yang juga Ketua Forum Masyarakat Cinta Simalungun.

Sebelum penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Simalungun,  saat pemeriksaan dokumen milik Anton, Surat Tanda Tamat SMA Negeri 15 Jakarta, Dr Anton Ahmad Saragih diketahui atas nama Antonius Saragih dengan orang tua anak dari Tuahman Damanik.

Ijazah Magister (S2) pada Keterangan ijazah bernama H. Anton Ahmad Saragih tertulis bernama Antonius Saragih.

Sementara  pada Adat Suku Batak, jika ayah bermarga Damanik, berarti anaknya tentu bermarga Damanik, kenapa anaknya, bermarga Saragih.

Beberapa waktu lalu, JR Saragih adalah anak kandung Rasen Ginting. Berbeda lagi dengan Dr Anton Ahmad Saragih, anak kandung Tuahman Damanik, padahal jika ayah marga Damanik, tentu anaknya bermarga Damanik.

Penulis: tim. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan