Simalungun, Hetanews.com - Pada perhelatan Pilkada Simalungun 2020 gerak-gerik Birokrat, ASN hingga perangkat desa di Kabupaten Simalungun mulai terbaca.

Buntutnya warga dari Gerakan Selamatkan Simalungun [GSS] berunjuk rasa menyuarakan tolak politik dinasti di depan Kantor Bupati dan DPRD Simalungun, Senin (16/11/2020).

Unjuk rasa juga mendesak Bawaslu Simalungun untuk mengusut keterlibatan ASN dalam mendukung salah satu Paslon Bupati pada Pilkada yang akan digelar 9 Desember 2020 mendatang.

Larangan ASN terlibat dalam dukungan jelas dilarang dalam Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN. Selain itu imbauan agar ASN tetap netral.

“Pelanggaran netralitas tersebut memicu penurunan kualitas pelayanan publik serta rawan terjadi praktik korupsi di kalangan ASN,” ujar A Nainggolan menanggapi unjuk rasa GSS dan keterlibatan ASN di Kabupaten Simalungun di Pilkada.

Baca juga: Jelang Pilkada Hutang Cawabup Rospita Diungkit Lawan Politik

Dinasti dalam pengertiannya merupakan pemerintahan yang dipegang oleh satu garis keturunan. Penggunaan istilah Politik Dinasti oleh pengunjuk rasa dirasa cukup mengena pada Bupati Simalungun JR Saragih.

Sebagaimana diketahui, saudara kandung Bupati dua periode itu maju sebagai calon kepala daerah yang ikut berkontestasi di Pilkada Simalungun 2020.

“Politik dinasti yang dimaksud pengunjuk rasa ialah potensi menggunakan jaringan birokrasi pemerintahan, untuk menggerakan ASN dan perangkat desa untuk mendukung salah satu Paslon,” ujar warga Kecamatan Girsip ini.

Sebelumnya, Koordinator GSS Fransiskus Sinaga, dalam orasinya menyebut warga Simalungun sempat menggantungkan harapan kepada Bupati Simalungun JR Saragih.

Namun dalam kenyataannya selama dua Periode itu tidak ada keberhasilan yang dapat dirasakan oleh warga.

Fransiskus juga mensinyalir adanya ada upaya melibatkan ASN dan Perangkat Desa untuk mendulang suara mendungkung  salah satu Paslon. Hal itu menurut Fransiskus mengotori norma pemilihan umum yang jujur dan rahasia.

Baca juga: Warga Demo Tolak Dinasti Politik Di Simalungun