Medan, Hetanews.com –  Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat meringkus lima orang terkait peredaran narkoba di Medan.

Dari penangkapan yang dilakukan di dua tempat berbeda di kota Medan. Dari kelimanya, diamankan barang bukti 141 Kg ganja kering.

Berdasarkan data yang didapat, pengukapan kasus ganja kering itu terjadi di dua tempat yakni di Jalan Flamboyan Raya Kelurahan Tanjung Selamat Kecamatan Medan Tuntungan dan di Gudang Kapur Kelurahan Asam Kumbang Kecamatan Medan Selayang.

Awalnya, tim BNN Pusat menerima informasi adanya pengiriman ganja dari Provinsi Aceh ke Kota Medan Provinsi Sumut. Kemudian petugas melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan, petugas mendapatkan informasi kalau ada seorang tersangka membawa ganja. Setelah diketahui kalau pria berinisial A itu sedang mengendarai sepeda motor di Kelurahan Tanjung Selamat. Petugas kemudian melakukan penangkapan dan ditemukan 5 Kg ganja dari pelaku.

Atas keterangan A, petugas mengembangkan kasus tersebut ke gudang Kapur Kelurahan Asam Kumbang. Dari lokasi ini petugas menemukan barang bukti 136 Kg ganja kering yang ditanam atau dikubur dalam tanah.

Deputi Penindakan dan Pemberantasan BNN Pusat Irjen Arman Depari ketika dikonfirmasi membenarkan pengungkapan itu.

Ada lima pelaku yang ditangkap, yaitu Amril, Zulfikar, Suwarti, Surya Agustami dan Salamudin dengan barang bukti 141 Kg ganja," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari, kepada wartawan, Jumat (13/11/2020).

Arman mengatakan, penangkapan berawal dari informasi adanya pengiriman ganja dari Aceh ke Medan.

"Petugas melakukan penyelidikan dan menangkap Amril dengan barang bukti 5 Kg ganja," ujarnya.