Bali, hetanews.com - Sebuah video rekaman CCTV yang memperlihatkan kejadian kriminal menghentak publik. Video yang akhirnya viral di media sosial itu terkuak setelah diunggah akun Instagram @cetul22.

"Ijin melaporkan: Pada hari Rabu tanggal 11 Nop 2020 Pukul 13.45 wita bertempat di SPBU Benoa, Jln Raya Benoa telah terjadi penodongan oleh orang yg tidak dikenal dengan menggunakan kendaraan roda dua skupy terhadap karyawan SPBU Benoa milik Wayan Rastika (alias Colo)," tulis keterangan @cetul22 dikutip Suara.com, Kamis (12/11/2020).

Dalam video itu tampak sebuah SPBU tengah lengang tanpa ada pembeli sama sekali. Tiga orang petugas SPBU mendadak lari ketakutan setelah seorang pria berjaket ojek online (ojol) datang menodongkan pistol.

Akun @cetul22 kemudian menerangkan kronologi kejadian tersebut.

a. Pada pukul 13.40 wita seseorang yg tidak di ketahui identitas nya menggunakan sepeda motor sekupy (dengan nopol tidak diketahui) ingin mengisi bahan bakar bensin.

Aksi Penodongan SPBU. (Instagram/@cetul22)
Aksi Penodongan SPBU.

b. Pukul 13.45 wita saat ditanya oleh saudari Indriyani Operator SPBU, yang bersangkutan mengeluarkan pistol langsung menodongkan ke arah Indriyani.

c. Pada saat melakukan penodongan dengan pistol, yang bersangkutan merampas tas pinggang saudari Indriyani yang pada saat itu tergantung di kursi kemudian pelaku kabur menggunakan kendaraan skupy meninggalkan SPBU.

d. Pukul 14.00 wita Oprator SPBU melaporkan kejadian kepada pemilik.

e. Pukul 14.30 wita pihak Polda Bali dan Polsek Densel tiba di SPBU guna melakukan penyelidikan.

f. Pukul 15.30 wita ketiga orang karyawan SPBU Benoa dan barang bukti rekaman CCTV dibawa ke Polsek DENSEL guna pengembangan lebih lanjut.

Dari penelusuran Suara.com, kasus perampokan ini telah diserahkan ke pihak yang berwajib.

Sementara dari keterangan saksi karyawan, Dewi, ia baru saja datang dari kamar mandi. Ia mengaku kondisi SPBU saat itu tidak ada pengunjung mengisi bensin.

Dewi mengatakan sempat melihat pelaku masuk dengan mengendarai motor Scoopy.

"Saksi karyawan mengira pengendara motor akan mengisi bensin," kata sumber di lapangan, seperti dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com).

Namun yang terjadi, pelaku mengacungkan senpi. Akibatnya karyawan ketakutan dan langsung ngacir. Saksi juga menyebutkan pelaku mengambil tas milik karyawan yang isinya sebuah handphone.

"Pelaku pakai jaket ojol. Setelah mengambil tas pelaku kabur," ungkapnya.

Sementara itu, aksi perampokan yang viral ini telah dibenarkan Kasubag Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi. Ia mengatakan pihaknya akan mengecek lokasi perampokan tersebut.

"Saya cek dulu," kata dia.

Sumber: suara.com