Siantar, hetanews.com - 2 orang pelaku jambret handphone diamankan warga di Jalan Seram Atas, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat tepatnya di depan Rumah Sakit Rasyida, Rabu (11/11) sore sekitar pukul 17.45 WIB.

Keduanya yaitu Viktor (31), warga Karang Sari Permai, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba dan Jaka (30), warga Jalan Singosari, Gang Demak, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara.

Amran, satpam di Rumah Sakit Rasyida mengatakan, bahwa saat ia bertugas, ia mendengar ada teriakan jambret dari seorang wanita ke arah 2 orang pengendara sepeda motor. Keduanya dari arah simpang 4 Jalan Seram - Jalan Jawa ke arah Jalan Seram Atas.

Namun, karena belum menguasai lapangan, mereka masuk jalan buntu karena di ujung Jalan Seram Atas, sedang ada perbaikan. Kedua pelaku yang dikejar korban dan warga lainnya, kemudian meninggalkan sepeda motornya dan berusaha lari ke arah depan SMP Negeri 2.

Akhirnya keduanya berhasil ditangkap warga. Bogem bogem mentah mendarat di sekujur tubuh dan wajahnya. "Aku ikut juga ngejar bang karena teriakan korban perempuan tadi. Itukan ada perbaikan, jadi ditinggalkan orang itu sepeda motornya. Orang itu pun lari dan habis nafas didapat warga di dekat simpang Jalan Madura. Habis lah kena bogem bogem bang," tuturnya.

Oleh Amran dan warga sekitar, kedua pelaku pun dibawa ke sebuah lorong kecil di RS Rasyida agar tidak dimassa warga lagi. Saat ditanyai, keduanya mengaku sudah membuntuti korban mulai dari Jalan Ade Irma. Pelaku saat itu, mengendarai sepeda motor Honda Revo hitam tanpa nomor polisi.

Sedangkan korban bernama Sri Wahyuni Lase, warga Sidamanik yang bekerja di Kota Siantar, naik sepeda motor Yamaha Mio. Korban meletakkan handphonenya di dashboard sepeda motor tersebut. Tepat di simpang empat Jalan Jawa - Jalan Seram itu, pelaku bernama Jaka memetik handphonenya.

"Sudah kami ikuti dari Jalan Ade Irma bang. Si Jaka yang mengambil (handphone korban). Mau beli narkoba (hasil jambret) bang," kata keduanya.

Personil Sat Reskrim Polres Siantar kemudian datang ke RS Rasyida dan membawa kedua pelaku ke Mapolres. Korban yang juga berada dilokasi, juga disarankan ikut untuk membuat laporan pengaduan secara resmi.