HETANEWS.COM

Rospita Sitorus Lunasi Hutang Tanpa Kwitansi

Ramadin Turnip [Kiri] di Coffee Shop Marco

Siantar, hetanews.com -Calon Wakil Bupati Simalungun Rospita SItorus mengaku telah melunasi utang senilai Rp 100 Juta kepada istri dari Berlian P Sinaga. Meski begitu pembayaran utang tidak disertai dengan kwitansi.

Demikian disampaikan Rospita melalui Kuasa Hukumnya, Ramadin Turnip dalam temu pers di Coffee Shop Marco Jalan Ahmad Yani Kota Siantar Rabu (11/11/2020).

Uang Rp 100 Juta itu, kata Ramadin, bukan pinjaman melainkan pemberian bantuan kepada Rospita saat maju Pileg 2014. Itu pun sudah dilunasi setelah Rospita duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Simalungun periode 2014-2019.

"Uang bantuan itu sudah dibayar setelah Rospita duduk jadi anggota dewan. Pada bulan Desember dibayar 50 juta sebulan kemudian dibayar tiga puluh juta dengan bunga 5% dan dua puluh juta lagi itu dibayar dengan cara dicicil 5 juta selama empat kali dan bunga 5%," Jelas Ramadin kepada sejumlah wartawan.

Masih kata Ramadin, uang Rp 100 Juta itu dibayar kepada Istri Berlian. Sebab kliennya itu berurusan bukan dengan Sang suami.

Hanya saja Ramadin tidak bisa membuktikan bukti cicilan kwitansi pembayaran utang yang dibayar Rospita kepada istri Berlian.

"Ada sama Klien saya, tapi saya gak ada bukti terkait kwitansinya tetapi itu sudah lunas," katanya.

Ramadin membenarkan adanya kwitansi pinjaman lalu beredar di media sosial. Ia pun berencana melaporkan persoalan ini ke jalur hukum, mengingat kliennya ikut kontestasi Pilkada Simalungun.

"Kita beri waktu 3 hari tertanggal 9 November 2020, kalau tidak ada inisiatif, maka kasus  akan dibawa ke Polda Sumut," katanya.

Penjelasan kuasa hukum Berlian

Dihubungi terpisah, Tumpal Sinaga, selaku Kuasa Hukum Berlian P Sinaga mengatakan kliennya tidak menerima uang cicilan utang dari Rospita. Menurutnya, jika  utang tersebut sudah dilunasi maka ada tanda terima.

Masih kata Tumpal, ia hanya menerima keterangan dan kuasa dari Berlian bukan sang Istri seperti yang dimaksud Rospita.

“Ada tidak tanda terima yang dibuat Berlian bahwa utang Rp 100 Juta itu dibayar kepada Berlian? Kalau diakui mereka itu sudah lunas, kenapa bisa dipegang Berlian itu kuitansi aslinya? Seharusnya sudah ditarik atau sudah tidak ada lagi di arsip pribadinya,” kata Tumpal kepada Hetanews.

Tumpal mengatakan sampai saat ini kliennya tidak pernah perlihatkan ada tanda bukti  pembayaran uang Rp 100 juta itu. Kalau seandainya itu ada, kata Tumpal seharusnya kwitansi [tanda bukti peminjaman] tak perlu lagi dipegang Berlian.  

Penulis: juindra. Editor: huget.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan