Medan, Hetanews.com - Hilangnya tiga orang anak  di Dusun VI Pulka, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat sejak Minggu (18/10/2020) lalu, hingga kini masih menjadi tanda tanya.

Berbagai upaya pencarian pun telah dilakukan, namun pencarian tiga orang anak tersbut tak jua membuahkan hasil.

Seperti diketahui, ketiga bocah yang hilang, yaitu Yogi (7) anak dari Hartoyo, Nizam (7) anak dari Sarkim dan Zahra (7) anak dari Alamsyah sudah hilang dan tak ada kabarnya, sejak Minggu (18/10/2020) lalu. 

Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Irwan Anwar melalui Wadir, AKBP Faisal Napitupulu didampingi Kasubdit III/Jatanras, Kompol Taryono Raharja kepada wartawan mengatakan Subdit III/Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut membentuk tim khusus (timsus) untuk menguak kejadian yang sebenarnya. Banyak dugaan atau spekulasi yang menyebut penyebab hilangnya korban, termasuk penculikan.

“Kita memback up penyelidikan hilangnya tiga bocah di Langkat itu. Kita sudah bentuk tim dan sedang bekerja di lapangan,” kata kepada wartawan, Selasa (10/11).

Menurut Faisal, tim telah melakukan cek areal galian yang disebut sebagai lokasi awal hilangnya ketiga bocah itu. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan. Kepolisian optimis penyebab hilangnya ketiga bocah tersebut segera terungkap.

“Penyelidikan masih terus kita intensifkan. Kita optimis penyebab hilangnya ketiga bocah tersebut dapat segera terungkap,” ucap mantan Kapolres Asahan tersebut.

Sempat Beredar Video Ketiga Anak Hilang

Sebelum ketiganya hilang, sempat beredar video amatir yang merekam ketiganya sedang bermain dengan dua orang temannya. Dalam video yang berdurasi 26 detik itu, terlihat ketiganya sedang berlari dengan kedua temannya dan terdapat juga excavator yang sedang menggali tanah.

Paur Humas Polres Langkat AIPTU Yasir Rahman mengatakan, sejauh ini yang merekam video tersebut dan kedua teman anak yang hilang yang juga ada dalam video tersebut sudah dimintai keterangan.

"Semuanya sudah dimintai keterangan, bahkan semua keluarga sudah dimintai keterangan.semua dan ada banyak, tapi tetap  Pencarian masih buntu," jelasnya

Saat dimintai keterangan dari kedua anak yang ikut bermain dalam video tersebut jelasnya, sebenarnya ketiganya (anak hilang) sudah diajak pulang. Namun ketiganya tidak mau karena mereka asik bermain.

"Saat itu kan jam makan siang, jadi kawannya pas pulang, sudah diajak mereka (ketiga anak hilang), namun mereka tidak mau. Kata kawan-kawanya makan yuk. Tapi ketiganya bilang nqanti," jelasnya

Namanya juga anak-anak sambungnya, setelah diajak pulang dan ketiganya tidak mau, kedua temannya langsung pulang  dan sampai saat itu, ketiganya hilang dan belum ditemukan sampai saat ini.

Sejauh ini Polres Langkat sudah mulai melakukan pemeriksaan terhadap 11 orang saksi terkait kehilangan tiga anak tersebut. Namun dari hasil pemeriksaan pada saksi, masih belum ada titik temu

"Masih nihil belum ada titik temunya, dan pencariaan akan terus dilakukan," ucapnya

Saat disinggung terkait isu penculikkan terhadap ketiga anak tersebut. Ia menjelaskan belum ada mengarah ke arah sana.

Dari hasil pemeriksaan 10 saksi, dari awal melihat yang duduk di warung yang letaknya dipintu masuk dan keluar, tidak mobil asing yang keluar masuk.

"Untuk isu penculikkan, belum ada titik terang mengarah ke situ. Karena desa itu, pintu keluar dan masuknya satu dan Pintu masuk dan keluarnya sama. Sudah kita tanyakan kepada masyarakat yang ada di pintu masuk, karena di sana rame dan dari hasil keterangan mereka, tidak ada mobil (mobil) asing keluar masuk sebelum ketiga anak tersebut hilang," jelasnya

Polres Langkat Hentikan Pencarian

Ia juga mengatakan, sejauh ini sudah dua hari personil polres langkat tidak dilibatkan dalam pencarian. Walupun tidak dibantu dengan personil Polres Langkat sebutnya, untuk pencarian tetap dilakukan sama personil Polsek Salapian masyarakat dan relawan.

"Pengehentian pencarian (ketiga anak hilang), karena limit waktunya sudah lama dan juga kegiatan personil yang lain juga padat, " jelasnya

Ia juga mengatakan, sejauh ini pencarian akan terus dilakukan oleh personil Polsek Salapian dan masyarakat, sampai dengan ketiga anak tersebut ketemu.

"Kalau sampai kapan (Polsek Salapian) melakukan pencarian, itu tidak bisa dipastikan. Intinya kita bicarakan kemanusian saja. Macam mana hal tersebut terjadi kepada keluarga kita. Memang sejak dua hari ini, personil (Polres) tidak dilibatkan melakukan pencarian. Tapi intinya polsek tetap mencari,personil polsek yang saat ini mencari sekitar 50 personil ditambah dengan masyarakat dan relawan," jelasnya