Siantar, hetanews.com - Pilkada tinggal hitungan hari. Tepat pada Rabu 9 Desember 2020 akan dilaksanakan pemungutan suara. Meski begitu masih ada warga yang sama sekali belum tahu kapan Pilkada dilangsungkan.

Hetanews mewawancarai dua warga Kota Siantar yang mengaku sama sekali tidak tahu menahu soal Pilkada. Alasannya pun beragam dan cukup masuk akal. 

Mulai dari Apolitis, tidak dapat informasi, hingga sibuk kerja sampai tak sempat mikiri Pilkada apalagi calon kepala daerah.

"Kita tahu tahun ini pilkada. Tapi kita tidak tahu kapan tanggalnya, [karena] gak ada sosialisasi dari KPU sama kami. Siapapun calonnya kami tidak tahu," ungkap Sumarno kepada Hetanews, Senin (9/11/2020).

Pria yang sehari hari bekerja di bengkel motor ini berpendapat, biasanya saat jelang Pilkada banyak spanduk, banner atau selebaran bertebaran. 

Pilkada kali ini, menurut Sumarno tidak seramai dulu. “Kalau biasanya kan pilkada itu banyak spanduk, tapi sekarang ini tidak ada,”ucapnya.

Pengakuan jujur Sumarno sama halnya dengan Mega Sipayung. Hanya pengakuan Mega soal Pilkada sekaligus menunjukkan sikapnya Apolitis..

"Saya kurang update tentang Pilkada dan sebenarnya juga saya kurang peduli dengan Pilkada tersebut," ungkap Mega melalui percakapan Chat dengan Hetanews.

Mega juga mengaku tidak tahu siapa calon kepala daerah apalagi wakilnya. Mega menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik sama sekali dengan Pilkada.

“Mau ngapain dipilih toh saya tidak tahu tentang pilkada itu,” pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Komisioner KPU Siantar Bidang Partisipasi Masyarakat [Parmas], Nurbaiyah Siregar, mengaku sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat. 

“Kami sudah mensosialisasikannya melalui spanduk, stiker bahkan di media sosial juga kita sudah buat sosialisasinya," kata Nurbaiyah melalui keterangan tertulis, Selasa (10/11/2020) sore.

 Nurbaiyah berharap agar masyarakat saling membantu dalam memberitahukan kapan pelaksanaan Pilkada digelar.

"Harapannya semoga masyarakat Siantar saling memberitahukan jadwal pelaksanaan Pilkada mendatang kepada yang belum mengetahuinya,” Nurbaiyah.

Nurbaiyah menambahkan KPU juga akan mensosialisasikan pelaksanaan Pilkada dimana PPS yang akan yang akan keliling di kelurahan masing-masing. 

Selain itu, kata Nurbaiyah, petugas PPDP juga sudah melakukan door to door ke rumah rumah masyarakat Siantar.