Sergai, hetanews.com - Jaki Farhan alias Jaki  (36), terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas saat mencoba kabur dari Tim Opsnal Polsek Perbaungan.

Tersangka diduga bandar sabu tersebut, disergap petugas, tak jauh dari kediamannya, di Dusun I Desa Tanjung Buluh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (5/11/2020), sekira pukul 01.45 WIB.

Barang bukti Yang berhasil diamankan , 9 plastik klip putih ukuran besar yang didalamnya berisikan butiran putih yang diduga narkoba jenis sabu 2 sak atau 10 seberat 10 gram, 4 plastik klip transparan putih ukuran sedang yang didalamnya berisikan butiran kristal putih diduga narkoba jenis sabu, dan 1 unit sepeda motor Honda Supra Nopol BK 6107 GC.

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robin Simatupang, di dampingi Kapolsek Perbaungan, AKP Viktor Simanjuntak, kepada wartawan, Sabtu (7/11/2020) mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat, tentang adanya peredaran narkoba jenis sabu, di Desa Tanjung Buluh, Kecamatan Perbaungan yang sudah sangat meresahkan masyarakat sekitarnya.

Pada saat anggota opsnal melakukan under cover buy, tiba - tiba melihat tersangka  sedang duduk,  di atas sepeda motornya dan personel langsung melakukan penindakan dengan melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Kemudian setelah tersangka diamankan dan dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan. Akhirnya ditemukan barang bukti, berupa narkoba yang diduga jenis sabu.

Setelah tersangka dan barang bukti diamankan, langsung dilakukan interogasi cepat terhadap tersangka.

Tersangka mengaku, bahwa sabu tersebut diperoleh dari teman pelaku yang dikenal bernama Hendrik yang diketahui oleh tersangka, selama ini berdomisili di Tebingtinggi.

Berdasarkan keterangan tersangka tersebut, dilakukan pengembangan.

Namun pada saat di tengah jalan, tersangka meminta untuk buang air kecil dan ternyata berusaha melarikan diri dan bahkan mengambil senjata petugas.

Sehingga terhadap tersangka dilakukan tindakan tegas dan terukur.

Tersangka dan barang bukti, diamankan ke komando Polsek Perbaungan. Tersangka dijerat pasal 114 subs 112,  UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara, jelas Kapolres.