Simalungun, hetanews.com - Kapolres Simalungun, AKBP Agus Waluyo, bersama sejumlah elemen masyarakat Kelurahan Bangun, mendeklerasikan cinta damai, sebagai bentuk penolakan terhadap radikalisme dan intoleransi beragama, di depan Polsek Bangun, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Selasa (3/11/2020), sekira pukul 13:30 WIB.

Kapolres Simalungun mengatakan, bahwa deklarasi cinta damai yang anti anarkis ini, diharapkan kedepan nanti bisa damai dan sejatera.

Kami juga terimakasih kepada seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama dan organisasi yang mau bekerja sama untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), di Kecamatan Gunung Malela ini, ujar Kapolres Simalungun.

“Deklerasi ini bentuk dukungan bagi kami, karena tokoh masyarakat, agama, adat dan ormas, mempunyai peranan penting untuk menjaga kamtibmas, toleransi antar umat beragama dan menjaga kekondusifan di Kelurahan Bangun ini," kata Agus.

Tokoh Agama Islam, Ustad Zulkifli Harianja, usai deklarasi menyampaikan, deklerasi cinta damai yang tergabung dari elemen masyarakat ini, merupakan bentuk dukungan dan keterlibatan masyarakat unuk tetap menjaga keamanan, ketertiban, toleransi yang selama ini sudah terjalin, di wilayah Gunung Malela dan sekitarnya. Termasuk bentuk penolakan terhadap radikalisme, tegasnya. 

Tampak hadir dalam kegiatan tsrsebut, Tokoh Agama, Ustad Zulkifli Harianja, Tokoh Masyarakat, M. Rumapea, Pegawai SPBun PT. Sipef, Agus Kurniawan, mewakili Manager PT. Sipef M. Sobri, Pangulu Siantar Estate, M. Rusdi, Pangulu Lestari Indah, Mahidin Girsang, Ketua Karang Taruna Gunung Malela, Angga, Anggota SPTI, Supriono, Anggota SPTI, Edi Susilo, Anggota SPTI, Ria Santoso, Anggota SPTI, Manatar Sihombing, dan Anggota SPTI, Agus Kurniawan.