Jakarta, hetanews.com - PSSI dan PT LIB terus melakukan konsolidasi terkait masa depan Liga 1. Termutakhir, federasi dan operator kompetisi sepak bola nasional itu menggelar pertemuan, Senin (2/11) malam WIB.

Direktur PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, menuturkan ada sejumlah pembahasan yang dilakukan. Hanya, dia tak bisa merinci karena ada sejumlah alasan.

''Hasil rapat kemarin malam sudah ada. Sekarang sedang disusun karena masih ada beberapa hal yang harus direvisi untuk para klub. Tapi sudah siap dikeluarkan oleh kami,'' kata Akhmad ketika dihubungi jurnalis, Selasa (3/11).

''Kalau kami melihat surat klub yang diberikan oleh PSSI, mereka tetap menginginkan kompetisi 2020 ini lanjut. Jadi kami juga memutuskan untuk membuat format Liga 1 2020 lanjut. Tapi nanti detailnya kita kirim ke klub terlebih dahulu, banyak poinnya,'' dia menuturkan.

Ada sejumlah persoalan yang cukup berat untuk melanjutkan kompetisi. Pertama, pandemi corona yang masih terus berlanjut jadi alasan utama.

Kedua, izin menggelar pertandingan urung keluar dari kepolisian. Untuk persoalan ini, PSSI dan PT LIB berupaya meyakinkan pihak berwajib, namun kepolisian urung memberikan izin.

Ketiga, terkait format kompetisi. Hingga saat ini, PSSI dan PT LIB masih berunding dengan klub soal format kompetisi.

Dari sejumlah masukan, PSSI dan PT LIB berencana menggulirkan beberapa format kompetisi.

''Kalau masalah full kompetisi atau dua wilayah masih belum kita bisa putuskan, karena masih banyak pertimbangan,'' kata Akhmad.

''Karena kalau kita inginnya full itu nanti bentrok dengan Piala Dunia pada Mei. Jadi kita masih tunggu perkembangannya lah seperti apa. Satu minggu ke depan kami baru bisa memutuskan format ini,'' dia menuturkan.

sumber: kumparan.com