Siantar, Hetanews.com - Sejumlah pedagang di Pasar Hongkong menyoroti pembangunan kios baru oleh PD PAUS. Pedagang menduga kios tersebut tidak memiliki IMB.

Koordinator Pasar Hongkong, Anwar Sinaga dikonfirmasi wartawan Sindonews.com mengenai hal itu belum bersedia memberikan jawaban.

" Ayo kita ke kantor," ujar Anwar kepada wartawan tanpa memberikan jawaban soal IMB pembangunan kios baru di Pasar Hongkong.

Menanggapi hal itu Wakil Ketua Komisi II  DPRD Pematangsiantar, Ferry SP Sinamo berharap Pemko Pematangsiantar tidak diskriminatif dalam penertiban bangunan tanpa IMB termasuk kios di Pasar Hongkong.

"Jangan karena dibangun oleh perusahaan daerah,Pemko Pematangsiantar terkesan tutup mata tidak menertibkan bangunan kios baru di Pasar Hongkong. Jika tidak punya ijin, DPRD minta segera dibongkar," Kata Ferry.

Disorot

Sebagaimana diketahui, sejumlah pedagang Pasar Hongkong menolak revitalisasi pasar yang dilakukan oleh PD PAUS . 

Penolakan tersebut disampaikan langsung oleh Persatuan Pedagang Pasar Hongkong [P3H] pada 2 Oktober 2019. Secara eksplisit P3H juga menolak pasar Hongkong dikelola oleh PD PAUS.

Baca juga: Pedagang Bersurat Ke DPRD, Tolak PDPAUS Mengelola Pasar Hongkong

Penolakan pedagang P3H berawal dari kebijakan direksi yang mengeluarkan SK No: 900/06/SK-PAUS/VII/2019 tentang kenaikkan tarif kios dan lapak pedagang. 

Seiring berjalannya waktu, puluhan kios baru bermunculan di Pasar Hongkong di jalan Diponegoro,kecamatan Siantar Barat. 

Harga per satu kios disebut sebut mencapai belasan hingga puluhan juta. Sementara kios baru tersebut dibangun di antara gang yang selama ini merupakan jalan penghubung. 

Dilain sisi, belum ada keterangan resmi dari pihak direksi PD PAUS mengenai revitalisasi kios di Pasar Hongkong yang sejak awal mendapat penolakan dari sejumlah pedagang.

Baca juga: PDPAUS Kelola Pasar Hongkong, Ini Besaran Tarif yang Disosialisasi Ke Pedagang