HETANEWS.COM

Tenaga Sarjana Kesehatan Masyarakat Dibutuhkan untuk Relawan Tracing Covid-19

Ilustrasi, hasil tes Covid-19. (Foto: Istimewa).

Jakarta, hetanews.com - Sarjana kesehatan masyarakat diharapkan bergabung bersama tim relawan untuk memutus mata rantai virus corona (Covid-19). Bantuan mereka diperlukan sebagai relawan tracing (pelacakan) kasus Covid-19.

Koordinator Relawan Covid-19 Andre Rahadian mengatakan, jumlah relawan saat ini sebanyak 32.000 orang dan 6.500 orang sudah siap di tempatkan ke puskesmas yang tersebar di Indonesia.

"Kami mengundang untuk membantu puskesmas di tempatnya," ujar Andre saat membacakan, Sumpah Pemuda bersama Anastasya Putri selaku host di acara yang melibatkan perwakilan relawan seluruh Indonesia.

Dia menuturkan, saat ini 1.800 puskesmas tersebar di seluruh Indonesia. Setiap puskesmas, kata dia membutuhkan 5 tenaga kesehatan dan 3 di antaranya aparatur sipil negara (ASN) dan 2 relawan bertugas melakukan tracing.

"Tracing ini sangat sensitif bagaimana menanyakan orang terkena Covid," tuturnya.

Menurutnya, relawan saat ini fokus pada perubahan perilaku agar bisa memutus mata rantai Covid-19. "Hanya dengan kesadaran masyarakat dan dilakukan dengan konsisten bisa memutus penyebaran wabah corona virus," katanya.

sumber: iNews.id

Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan