HETANEWS.COM

Viral Pesepeda Disiram Cairan Misterius Bikin Kulit Panas di Sleman

Cerita pesepeda di Sleman disiram cairan misterius oleh pemotor.

Sleman, hetanews.com - Cerita pesepeda yang diduga disiram cairan misterius oleh pemotor di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) viral di media sosial. Pesepeda itu bercerita, cairan tersebut terasa panas di kulitnya.

Cerita itu di-posting dalam story Instagram oleh akun Della Olivia Silviana, @dellaoliviasilviana. Della memposting ceritanya sebagai berikut:

Bagi pengallaman nih, pagi td jam 6 lewat daerah palagan ngerasa ada yg nyiram dan rasa d kulit panas, orangnya bawa motor kurang tau motif penyiraman ini itu apa, kurang tau ini cairan apa aku ngerasa panas d kulit

Untuk temen2 agar lebih hati2 ya

Saat dihubungi wartawan, Della Olivia menjelaskan aksi dugaan penyiraman itu terjadi pada Kamis (28/10) pagi. Waktu itu ia sedang bersepeda bersama suaminya.

"Kejadiannya itu Kamis (29/10) jam 6 pagi. Waktu itu lagi gowes sendiri karena suami suruh jalan dulu, teman-teman yang lain nyusul," kata Della kepada wartawan melalui pesan singkat, Jumat (30/10/2020).

"Pas lagi jalan santai, di lampu merah setelah (hotel) Hyatt itu tiba-tiba kayak ada yang siram cairan gitu terus terasa panas banget di kulit," sambungnya.

Namun, waktu itu dia tidak sadar kalau di sampingnya ada motor dan menyiramnya. Dia juga tidak curiga dengan pengendara motor yang berada di sampingnya.

"Waktu itu tidak ngeh (kalau disiram) motor yang lewat di samping, karena motor yang lewat itu jalannya juga santai," ucapnya.

Akibat kejadian itu, pakaiannya menjadi rusak. Beruntung tidak ada luka iritasi di kulitnya.

"Celana rusak. Alhamdulillah kulit aman," ungkapnya.

Ia mengungkapkan jika yang menjadi korban penyiraman cairan misterius itu bukan hanya dirinya. Menurutnya total ada tiga korban yang disiram pada jam yang berselang tidak terlalu lama.

"Kalau aku (disiram) jam 6 pas. Kalau korban lain setahu aku jam 06.17 WIB dan 06.40 WIB," ucapnya.

Soal dugaan pelaku, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti. Namun, berdasarkan pengakuan dari korban lain yang dia dapatkan pelaku menggunakan motor matik.

"Tapi aku nggak ngeh dia (pelaku) boncengan atau nggak dan pakai motor apa. Yang tahu teman saya korban satunya, pelaku pakai motor Vario warna merah," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa sudah ada korban yang melapor ke polisi. Selain itu, ia berharap agar pelaku segera tertangkap.

"Kami korban sudah lapor. Saya tidak tahu tujuan pelaku apa. Harapannya segera tertangkap dan semoga di Jalan Palagan dipasang CCTV," katanya.

Diwawancara terpisah, Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah saat dimintai konfirmasi telah memberikan perhatian khusus pada kasus itu.

"Kalau monitor kejadian itu (penyiraman) saya monitor. Kejadian dari kemarin kita monitor sudah komunikasi tapi belum ketemu dengan korban," kata Deni saat dihubungi wartawan, hari ini.

Polres Sleman sampai saat ini masih belum menerima laporan soal peristiwa tersebut hingga saat ini. Hanya saja, Deni menduga bisa jadi korban melapor ke Polsek setempat.

"Terkait laporannya belum kita terima di Polres. Kalau di Polres masih nihil kalau di Polsek saya belum monitor," paparnya.

Sumber: detik.com 

Editor: Suci Damanik.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan