Makassar, hetanews.com - Polisi meringkus Muh Radit alias Radil, pria terduga pelaku pencurian terhadap 15 emas batangan hingga liontin di Makassar, Sulawesi Selatan. Radit kini telah digelandang ke Polsek Bontoala usai jadi buron selama hampir 2 tahun.

"(Terduga pelaku) pelaku sudah kita serahkan ke Polsek Bontoala," kata Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sulsel Kompol Suprianto saat dimintai konfirmasi, Jumat (30/10/2020).

Radil ditangkap tim Resmob Polda Sulsel di kediamannya, Jalan Laiya, Kecamatan Bontoala, Makassar, Rabu (28/10). Kepada polisi, Radit mengakui menggondol sejumlah perhiasan emas di Jalan Pajjenenekang pada Senin, 21 Januari 2019, atau sekitar 21 bulan yang lalu.

"Radil melakukan pencurian dengan cara masuk rumah dan membobol sebuah brangkas yang berisikan cincin emas, mutiara, kalung emas liontin, 3 set kalung emas, 15 emas batangan seberat 2 kg," beber Suprianto.

Namun saat ditangkap, barang bukti hasil pencurian Radil sudah tak ditemukan. Dia diduga telah menghabiskannya.

"Sebagian dipakai bersenang-senang sebagian untuk biaya hidup," kata Suprianto.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bontoala Iptu Harianto Rahman mengatakan pihaknya masih akan mendalami keterangan Radil soal barang bukti.

"(Baru) diserahkan tadi malam ke kita kan. Baru mau diperiksa," tutur Iptu Harianto.

Dia melanjutkan, Radil pada dasarnya tak beraksi seorang diri. Sejumlah rekan Radil ikut membantu aksi pencurian itu dan telah lebih dulu ditangkap. Namun tidak satupun dari rekan Radil yang bisa diserahkan ke jaksa mengingat polisi lebih dulu diminta untuk mendalami keberadaan barang bukti.

"Karena teman-temannya yang lain tak bisa dibuktikan (soal barang bukti) . Ada beberapa petunjuk jaksa yang belum bisa dipenuhi penyidik," katanya.

Sumber: detik.com