HETANEWS.COM

Libur Panjang, Perlukah Sejenak Melupakan Media Sosial?

Ilustrasi beraktivitas bersama keluarga. Foto: Shutterstock

Hetanews.com - Momen libur panjang di tengah pandemi seperti saat ini, tak ayal membuat sebagian orang merasa bimbang. Ada yang memutuskan untuk melakukan liburan di luar rumah. Namun, ada juga yang menghabiskan waktu di dalam rumah lantaran pandemi Covid-19 yang berlum mereda.

Bagi Anda yang memutuskan untuk menghabiskan libur panjang dengan tetap berada di dalam rumah, ada baiknya menyimak saran dari psikolog ini.

Lantas, apakah saran yang dimaksud?

Sejenak lupakan media sosial

Psikolog Personal Growth, Diah Ayu Anggreni mengatakan, saat momen libur panjang seperti saat ini, ada baiknya batasi penggunaan media sosial.

Sebaliknya, masyarakat disarankan untuk lebih fokus dengan apa yang ada di sekitar. Di long weekend ini, lanjut Ayu, akan ada baiknya jika masyarakat bisa beristirahat dari rutinitas sehari-hari, seperti bekerja.

"Selama masa pandemi, sebagian besar pekerja menjadi sibuk karena beban dan waktu kerja yang meningkat. Sehingga, perlu untuk beristirahat dan recharge energi," ujar Ayu, Kamis (29/10/2020).

Adapun salah satu yang dapat dilakukan, yakni menghabiskan waktu dengan keluarga atau teman-teman, yang mungkin sudah jarang dilakukan karena sibuk bekerja.

"Kita bisa memanfaatkan waktu dengan melakukan me time," lanjutnya.

Me time ini, Ayu melanjutkan, dapat dilakukan seorang diri ataupun bersama dengan keluarga. Seperti contoh, kegiatan yang dapat dilakukan misalnya menjalankan aktivitas bersama di dalam rumah, seperti memasak dan makan bersama, saling bertukar cerita, atau menonton film bersama.

"Kita juga bisa menghabiskan waktu dengan keluarga atau teman-teman dengan beraktivitas di luar rumah, seperti mengunjungi tempat wisata atau pergi ke luar kota, dengan tetap patuh pada protokol kesehatan," papar Ayu.

Sehingga kesimpulannya, masyarakat dapat memanfaatkan long weekend ini untuk bersantai dan beristirahat, me-recharge energi, agar dapat lebih fresh ketika kembali melakukan rutinitas sehari-hari.

Berkumpul bersama keluarga

Hal senada juga disampaikan psikolog klinis Nirmala Ika. Ia menyarankan untuk menggunakan waktu liburan dengan berkumpul bersama keluarga sembari membuat kegiatan bersama yang menyenangkan.

"Selama ini kita mungkin sudah sering bertemu keluarga karena semua dikerjakan dari rumah, tetapi kan selama ini semua juga dengan kesibukannya masing-masing," ujarnya, Kamis (29/10/2020).

"Nah mumpung libur, enggak apa-apa kok sekali-kali tidak mencuci baju dulu, tidak belajar dulu, tidak memikirkan pekerjaan kantor dulu tetapi coba membuat kegiatan bersama yang menyenangkan," lanjutnya.

Menurut Nirmala, terlalu terpaku pada media sosial bisa meningkatkan kecemasan yang sudah Anda miliki. Melihat berita tidak menyenangkan atau informasi salah di media sosial bisa menjadi pemicunya.

Oleh karena itu, kegiatan bermedia sosial selama libur panjang dapat dkurangi untuk sementara waktu.

"Ketika yang kita lihat adalah berita yang tidak menyenangkan, atau melihat keberhasilan hidup orang tanpa tahu kisah sebenarnya, lama-lama orang akan mudah menjadi gelisah dan merasakan perasaan-perasaan negatif lainnya," tutur dia.

Sumber: kompas.com

Editor: andi.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan