HETANEWS.COM

Hefriansyah Titip Salam Saat Warga Suarakan Siantar Toleran

Warga berswafoto saat aksi damai AMPS di Jalan Merdeka depan kantor Balaikota Pematangsiantar, Senin (26/10/2020). Saat aksi damai petuagas polisi menutup akses jalan untuk sementara.

Siantar, Hetanews.com - Walikota Hefriansyah tidak hadir menemui warga saat aksi damai Aliansi Masyarakat Peduli Siantar [AMPS]. Hefriansyah diwakilkan Asisten II, Zainal Siahaan menerima aksi AMPS.

Saat aksi, orator mengemukakan Siantar adalah kota toleran se Indonesia hingga sulitnya menjaga predikat toleran tersebut. Untuk itu mereka menuntut komitmen Forkopimda dan seluruh warga untuk menjaga kekondusifan.

“Kalau tidak bisa nomor satu [Kota Toleran menurut Setara Institut] paling tidak kita sama sama pertahankan. Kita pertahankan untuk kenyamanan, ketentraman dan kedamaian kota ini,” kata seorang pria berorasi, Senin (26/10/2020).

Baca juga: 5 Berita Terpopuler Versi Heta News SABTU (24-10-2020)

Sebagai bukki komitmen dari jajaran Forkopimda, AMPS menyodorkan spanduk pakta integritas kepada Anggota DPRD dan Walikota untuk dibubuhkan tanda tangan.

Ketua DPRD Pematangsiantar, Timbul Lingga dan beberapa anggota DPRD menandatangani spanduk dengan spidol saat aksi AMPS di depan kantor DPRD, Jalan Adam Malik.

Kemudian AMPS dan rombongan DPRD serta Kapolres Pematangsiantar bergerak ke kantor Walikota. Namun orang nomor satu di kota itu tak hadir. Tekenan pakta integritas itupun untuk pun tak dibubuhkan.

“Salam hangat dari walikota yang tidak dapat menemui bapak ibu sekalian. Atas nama pemko dan Forkopimda kami sampaikan terimakasih perhatian dan aspirasi serta harapan kota ini dapat berjalan aman damai dan tertib,” ucap Zainal, menyampaikan salam dari Walikota.

Pada kesempatan ini, Zainal juga menyebut ketentraman mampu membuat roda pemerintahan dan ekonomi warga kondusif, terutama di masa pandemi covid-19. Asisten II bidang perekonomian ini turut mempertanyakan sikap para warga yang berunjuk rasa dalam perhelatan Pilkada.

“Sama sama menghadapi Pilkada sehingga damai dan sejuk. Apakah warga mau ikut Pilkada?” ucap Zainal dijawab iya oleh warga.

Setelah Kapolres AKBP Boy Sutan Binanga Siregar memberi sepatah dua kata penutup, aksi AMPS meminta para petinggi di Kota Siantar itu bernyanyi Kebyar-kebyar. Lagu legendaris dari album Lemon Tree’s Anno ’69 milik Gombloh itu dinyanyikan bersama aksi AMPS namun terdengar sedikit canggung.

Pantauan di lokasi, turut hadir sejumlah kelompok masyarakat seperti Puja Kusuma, pengusaha lokal di Siantar dan beberapa pengurus RW/RT. Koordinator Aksi Putra Simanjuntak mengklaim jumlah yang hadir seribu orang di mobilisasi dari  tiap kecamatan.

Baca juga: Ramai ramai Warga Suarakan Kota Siantar Damai

Editor: huget.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan