HETANEWS.COM

Bawaslu Ungkap Wagubsu 2 Kali Mangkir Panggilan Kasus Foto Bareng Bobby

Musa Rajekshah (tengah). Foto: dok. Istimewa

Medan, hetanews.com - Bawaslu Medan mengatakan telah dua kali mengirim undangan permintaan klarifikasi kepada Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah (Ijeck). Pemanggilan itu terkait laporan kubu Cawalkot Medan, Akhyar Nasution, soal foto Ijeck bersama Cawalkot Medan, Bobby Nasution.

"Benar, memang beliau telah diundang untuk memberikan klarifikasi pada Jumat kemarin. Namun, tidak hadir dan dilakukan pemanggilan kedua untuk hadir di hari Sabtunya. Namun, tidak hadir juga," kata Anggota Bawaslu, Taufiqurrohman Munthe, saat dimintai konfirmasi terkait pemanggilan Ijeck, Senin (26/10/2020).

Dia mengatakan pihaknya tak akan melakukan panggilan ulang lagi. Pihak Gakkumdu bakal melakukan pembahasan terkait laporan kubu Akhyar itu.

"Nggak ada lagi. Langsung ke pembahasan selanjutnya, sekarang masih menunggu hasil dari Gakkumdu," ucap Taufiq.

Taufiq mengatakan Ijeck kemungkinan sedang memiliki agenda lain sehingga tidak hadir. Selain Ijeck, katanya, saksi dari pihak pelapor juga tak hadir.

"Mungkin Ijeck sedang ada kegiatan lain makanya tidak hadir. Selain Ijeck, saksi dari pihak pelapor juga tidak hadir," ujarnya.

detikcom telah berupaya menghubungi Ijeck lewat telepon maupun pesan WhatsApp, namun belum ada respons terkait alasan ketidakhadirannya saat dipanggil Bawaslu Medan.

Sebelumnya, Timses Akhyar melaporkan Ijeck ke Bawaslu Medan terkait foto Ijeck bersama Bobby. Foto itu disebut diambil saat Ijeck dan Bobby sama-sama berada di acara

"Betul, beliau melaporkan adanya kegiatan peletakan batu pertama rumah tahfiz yang dihadiri oleh Bapak Musa Rajekshah atau Ijeck yang juga Wagubsu," ujar Taufiq.

Gubsu Edy Rahmayadi sudah buka suara soal pelaporan terhadap Wakilnya itu. Dia mengatakan sah-sah saja bagi seorang Wagub untuk ikut berkampanye. Meski demikian, Edy mengaku belum mendengar detail laporan tersebut.

"Saya dengan Wagub, itu adalah pejabat politik. Jadi kalau saya mau kampanye, sah-sah saja, yang tidak boleh itu ASN," ujar Edy.

Timses Bobby juga memberikan penjelasan. Menurut kubu Bobby, acara yang dihadiri Ijeck itu bukan kampanye Bobby, melainkan hanya peresmian rumah tahfiz.

"Itu agenda peresmian rumah tahfiz Al-Qur'an itu tidak ada kaitannya dengan agenda kampanye Bobby-Aulia. Itu murni agenda yang sifatnya keagamaan," ujar jubir Timses Bobby-Aulia, Sugiat Santoso, saat dimintai konfirmasi, Rabu (21/10).

Sumber: detik.com

Editor: andi.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan