Tanjungbalai, hetanews.com - Satuan reserse kriminal Polres Tanjungbalai menangkap pasangan suami istri (pasutri) diduga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas). Sementara satu rekan mereka masih diburu dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, identitas pasutri tersebut yakni berinisial S alias I (38) dan NS (28) warga Jalan Prof A Yamin, Kelurahan Keramat Kubah, Kecamatan Sei Tualang Raso. Kemudian DPO seorang pria berinisial D.

Pasutri dan rekannya yang DPO melakukan curas di rumah korban Selmina Siringoringo pada Sabtu (24/10/2020) pukul 08.00 WIB. Mereka masuk ke dalam rumah dan membuat korban pingsan.

"Atas laporan korban, sesuai LP/266/X/2020/SU/Res T Balai, tersangka ditangkap tim tekab Satreskrim Polres Tanjungbalai," ujar Putu Yudha saat jumpa pers, Senin (26/10/2020).

Selain menangkap pasutri tersebut, polisi megamankan barang bukti berupa uang tunai Rp800.000, cincin emas, tas pinggang dan dua bungkus rokok milik korban.

Pengakuan mereka, aksi ini direncanakan pada Jum'at (23/10/2020). Uang hasil curian akan digunakan untuk membayar kontrakan rumah.

"Kedua pasutri ini dijerat Pasal 363 ayat 1 sub Pasal 362 KUHP. Keduanya ditahan untuk kepentingan penyidikan," ujar Kapolres didampingi Wakapolres Kompol H Jumanto, Kasatreskrim AKP Rapi Pinakri dan sejumlah personel reskrim.

sumber: iNews.id