HETANEWS.COM

Kabur Setelah Gelapkan Uang Rp500 Juta, Riski Dibekuk di Kantor Relawan

Foto pelaku penggelapan (diborgol) saat diamankan oleh personil Satreskrim Polres Siantar.

Siantar, hetanews.com - Risky Ardila Manihuruk (35), warga Jalan Rindung, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar, harus ditangkap kepolisian, setelah selama ini berhasil kabur atau sembunyi dari kasus dugaan penipuan atau penggelapan yang dilakukan.

Kasat Reskrim Polres Siantar, AKP Edi Sukamto menjelaskan, pelaku diamankan berdasarkan Laporan Polisi, Nomor: LP / 292 / V / 2020 / SU / STR, pada tanggal 24 Mei 2020.

Saat itu, korban Lili (49), warga Jalan Sutomo, Kecamatan Siantar Barat, melaporkan pelaku yang menggelapkan atau menipu di sebuah toko.

"Pelaku saat itu dipercaya sebagai bendahara di toko milik korban yaitu Toko Sinar Perabot yang beralamat di jalan MH Sitorus, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat. Tugas dan tanggung jawab tersangka yaitu menjual barang setiap harinya, mencatat bon faktur penjualan barang tersebut kepada pelapor, selaku pemilik toko, di setiap akhir bulan," jelas Kasat.

Namun pada tanggal 5 Mei 2020 lalu, dari hasil pengecekan bon faktur penjualan barang (penjualan secara cash maupun kredit), di Toko Sinar Perabot, sejak bulan Januari 2019 sampai Maret 2020, ditemukan, bahwa daftar barang yang sudah terjual tidak lengkap. Begitu juga sebahagian uang hasil penjualan barang tidak disetorkan kepada korban.

Sehingga telah ditemukan kerugian di toko Sinar Perabot sekitar Rp516 Juta. Kemudian korban berusaha menghubungi dan mencari tersangka untuk mempertanyakan kerugian tersebut. Namun korban tidak pernah mengangkat teleponnya dan tidak mau diajak bertemu.

"Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian 516 juta rupiah, sehingga ia membuat laporan di Polres Siantar untuk diproses. Kita pun langsung menindak lanjutinya dan mencari keberadaan pelaku," sambungnya.

Lima bulan dari laporan, keberadaan pelaku berhasil diendus kepolisian. Ternyata, selama ini Risky, tidak jauh dari Kota Siantar. Pada Jumat (23/10/2020), sekitar pukul 15.30 WIB, ia ditangkap dari Kantor Relawan Mas Koko, di Jalan Merdeka, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat.

"Dia kita tangkap di Jalan Merdeka. Langsung kita bawa Polres Siantar untuk diperiksa oleh penyidik," ujar Edi Sukamto mengakhiri.

Penulis: ndo. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan