HETANEWS.COM

Polisi: Aksi Vandalisme Coretan 'Anarko' di PGN Sudah 2 Kali Terjadi

Tembok PGN di Jakpus dicoreti lambang anarko (screenshot vdeo viral)

Jakarta, hetanews.com - Pagar tembok Perusahaan Gas Negara (PGN) di Jl Ridwan Rais, Jakarta Pusat, dicoreti lambang anarko oleh sekelompok pemuda. Polisi menyebut, aksi tersebut sudah dua kali terjadi.

Kapolsek Gambir AKBP Kade Budiyarta mengatakan bahwa, dua kali kejadian itu terjadi selama demo penolakan omnibus law UU Cipta Kerja di Jakarta.

"Untuk yang pertama itu (tanggal 8 Oktober) kan tidak ada laporan dari mereka (pihak PGN- red). Untuk kejadian kemarin, tanggal 20 Oktober siang," kata Bud , Rabu (21/10/2020) malam.

Budi mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kejadian tersebut. Polisi akan memintai keterangan sejumlah saksi, termasuk sekuriti PGN terkait kejadian itu.

"Tentu memang untuk ke depannya kita laksanakan penyelidikan siapa pelakunya. Kita cari-cari tahu dari sekuriti, orang di sekitar sana," imbuhnya.

Seperti diketahui, aksi vandalisme itu terekam video dan viral di media sosial. Segerombolan pemuda mencoreti pagar tembok PGN pada Selasa (20/10).

Dalam tayangan video yang viral itu, sejumlah pelaku memakai pakaian serbahitam tampak berkerumun di trotoar di depan GedunG PGN. Mereka lalu mencoreti tembok dengan lambang anarko.

Seorang sekuriti PGN, Farama mengatakan peristiwa itu terjadi ketika sedang ada demo mahasiswa menolak omnibus law di Patung Kuda. Tapi, dia memastikan, tidak ada pelaku yang mengenakan almamater.

"Betul, kemarin itu tanggal 20 Oktober pagi itu ratusan orang pada dateng. Kalau yang pakai almamater, saya lihat nggak ada yang mau nyoret. Yang nyoret-nyoret itu yang sekitar jam 12.30-14.30 WIB itu nyoret-nyoret pas dari arah pulang," jelas Farama.

Para pelaku mencoreti tembok dengan pylox. Namun coretan tersebut sudah dibersihkan petugas PSSU pada Rabu pagi tadi.

"Dari Pemda cepet-cepet, dari pasukan oranye dateng jam 06.30 WIB standby, jam 08.00 WIB ngecat. Semua dicat sama mereka warna putih. Selesai jam 14.00-15.00 WIB siang. Panjang nih dari ujung ke ujung, sampai belokan Kedutaan Amerika," tuturnya.

Saat ini tembok pagar PGN sudah dicat ulang. Namun, ada beberapa coretan lambang anarko pada gardu listrik yang belum dihapus.

sumber: detik.com

Editor: Sella Simorangkir.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan