HETANEWS.COM

Jaksa Masih Koordinasi Terkait Vonis Opung Esterlan boru Sihombing

Nenek Esterlan dipegang cucunya untuk menghadiri sidang online di kejaksaan. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Majelis hakim, Roziyanti, Aries Ginting dan Mince Ginting, menjatuhkan putusan "Penuntutan tidak dapat diterima dan membebankan biaya perkara kepada negara", disidang online PN Simalungun, Rabu (21/10/2020).

Usai persidangan, Aries Ginting, selaku humas, menjelaskan makna amar putusan hakim tersebut. Artinya, penuntutan jaksa belum waktunya karena masih menunggu perkara lainnya, terkait kasus ini (perdata) yang sedang menunggu ketetapan hukum, katanya.

"Meski demikian, atas putusan tersebut tim jaksa bisa mengajukan kasasi,"katanya.

Kasi Pidum, Irvan Maulana SH, di dampingi jaksa Barry Sugiarto Sihombing SH, kepada sejumlah wartawan, siang tadi, menjelaskan sikap jaksa atas putusan hakim.

"Atas putusan hakim, kami akan melaporkan kepada pimpinan dan berkoordinasi untuk menentukan sikap. Karena diberi waktu 7 hari untuk pikir-pikir, menerima ataupun mengajukan upaya hukum kasasi,"jelas Irvan.

Sebelumnya, opung (nenek) berusia 80 tahun ini, Esterlan br Sihombing, warga Huta III Simangonai, Nagori Jawa Baru, Kecamatan Hutabayu, dituntut pidana 3 bulan, tapi hukuman tersebut tidak perlu dijalani dengan masa percobaan selama 6 bulan.

Oppung yang telah berusia lanjut itu, dinyatakan terbukti bersalah, melakukan pencurian 3 ton sawit dan dipersalahkan melanggar pasal 362 KUH Pidana.

Dalam perkara ini, sawit yang dipanen nenek Esterlan, berasal dari lahannya. Tapi tanpa sepengetahuan terdakwa, lahan sawit sudah beralih kepada Edy Ronald Simbolon yang disebut - sebut dijual borunya (anak perempuan terdakwa).

Sehingga masih terjadi proses gugatan, di Pengadilan Negeri Simalungun, sehingga perkara pidana masih terlalu dini dimajukan penuntutannya. Trrdakwa Esterlan br Sihombing telah mengajukan gugatan perdata, ke PN Simalungun, dengan Nomor Perkara 95/Pdt G/2019/PN Sim, dan sekarang masih dalam upaya hukum banding. 

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan