Jakarta, hetamews.com - Kementerian Pertanian (Kementan) memprediksi produksi gula ada kenaikan di 2020. Iklim yang relatif tidak ada gangguan menjadi salah satu faktornya. Produktivitas tebu petani juga naik sedikit dibanding tahun lalu.

Direktur Tanaman Semusim dan Rempah Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan, Hendratmojo Bagus Hudoro, mengatakan, prediksi kenaikan produksi gula tahun ini karena berdasarkan hasil taksasi tengah ada kenaikan.

Kementan Prediksi Produksi Gula Naik di 2020 (1)
Produksi tebu untuk gula.

“Kenaikan produktivitas tebu petani pada tahun ini menjadi salah satu faktor kenaikan produksi gula,” ujar Bagus dalam keterangan resmi Kementan, Rabu (21/10).

"Produktivitas taksasi tengah tahun ini mencapai 69,71 ton per hektar. Sedangkan tahun lalu sebesar dibanding tahun lalu 67,39 ton," imbuhnya.

Kementan Prediksi Produksi Gula Naik di 2020 (2)
Petani memanen tebu.

Bagus menyebut hasil hitungan produksi gula kristal putih pada Agustus 2020 mencapai 895.952 ton. Sehingga sampai akhir tahun, total produksi diperkirakan dapat mencapai 2,224 juta ton.

Sementara total luas areal tanaman tebu tahun ini mencapai 413.186 hektar dengan tingkat rendemen 7,7 persen rata-rata nasional. Saat ini panen gula tebu tengah berlangsung hingga November mendatang.

Sumber: kumparan.com