HETANEWS.COM

Kaum Muda Medan: Bosan Janji Manis Rumah Kebanjiran

Seminar sehari ‘STOP Proyek Tambal Sulam, Pemko Medan Gagal Atasi Banjir’i D’Caldera Coffee di Jalan Sisingamangaraja No.132 Teladan barat, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan Selasa (20/10/2020).

Medan, Hetanews.com - Puluhan anak muda di saentero Kota Medan mengikuti seminar sehari bertajuk ‘STOP Proyek Tambal Sulam, Pemko Medan Gagal Atasi Banjir’  di D’Caldera Coffee Jalan Sisingamangaraja No.132 Teladan barat, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan Selasa (20/10/2020).

Narahubung kaum muda medan, Doli Nadeak menyampaikan kalangan anak muda di Kota Medan kini jenuh dengan upaya dan janji manis Pemkot terhadap penanganan banjir yang selama ini meresahkan warga.

Pada kesempatan ini, Doli sepakat mendesak Pemkot untuk serius menangani banjir, tidak hanya bertopang pada berbagai kebijakan parsial seperti pengerukan dan himbauan, tapi solusi jangka panjang.

“Harapannya suara dari kaum muda Medan yang peduli ini dapat didengarkan oleh pemko medan sebagai pihak yang bertanggungjawab terhadap kenyamanan warga kota,” katanya.

Dalam keterbatasan undangan dikarenakan kepatuhan kaum muda pada social distancing dan kepedulian untuk tidak mengundang kerumunan, acara tetap diselenggarakan dengan semenarik mungkin.

Seminar sehari ini dirasa belum cukup, karena antusiasme kaum muda medan yang berebut mengutarakan pendapatnya terhadap permasalahan banjir, pengangguran dan masalah sosial lainnya.

Hasil seminar muncul desakan dari kaum muda yang dituangkan dalam tujuh poin tuntutan. Mereka meminta agar Pemkot Medan segera menyelesaikan persoalan tersebut. Adapun poin poin desakan tersebut yakni:

  1. Stop kerjakan proyek tambal sulam. 

  2. Pemko harus berikan perhatian bagi masalah banjir.

  3. Jadikan banjir sebagai program yang harus diprioritaskan. 

  4. Pemko harus giatkan kajian-kajian akademis untuk penanggulangan banjir.

  5. Hentikan segala upaya pencitraan terhadap masyarakat korban banjir. 

  6. Jangan berikan solusi parsial di tengah kesulitan warga yang terdampak.

  7. Masyarakat Kota Medan sudah bosan dengan segala janji manis, tiap datang hujan rumah kami s kebanjiran.

“Semoga dengan pernyataan sikap kami ini, pemko medan segera sadar dari mimpi indahnya. Kami masyarakat butuh sosok yang mampu memimpin serius penanganan banjir di Kota Medan,” pungkas Doli Nadeak.

Baca juga: Kaum Muda Gelar Seminar Sehari Menyikapi Banjir Di Kota Medan

Editor: huget.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan