Hetanews.com - Gelaran Liga Champions siap kembali menyapa pencinta sepak bola dunia. Salah satu sejarah tercipta pada Liga Champions musim lalu, yakni kekalahan Barcelona 2-8 dari Bayern Muenchen.

Kekalahan tersebut mengubah banyak skuad Barcelona, termasuk keinginan kuat sang kapten, Lionel Messi, untuk pergi dari Camp Nou. Akan tetapi, takdir berkata Lionel Messi harus bertahan di Barca dengan segala keberatan dari sang kapten.

Meski memendam rasa keberatan, Messi tetap bermain profesional. La Pulga, julukan Messi, punya komitmen kuat untuk memberikan yang terbaik bagi tim.

"Saya sudah bekerja dengan Leo dan tim sekitar tiga minggu. Saya melihat dari awal, kualitas besar yang dia miliki sebagai pemain," kata pelatih Barca, Ronald Koeman, dikutip laman resmi UEFA.

"Juga, komitmennya kepada tim untuk mencoba melakukan tekanan dengan baik di depan." "Dia yang terbaik karena dia sangat mudah di lapangan, tapi dia sangat cerdas."

"Lionel Messi melihat solusi terbaik dalam permainan dengan sangat cepat," puji Koeman.

Salah satu rival Lionel Messi nanti di Liga Champions, Lautaro Martinez, tetap menganggap La Pulga pemain hebat meski dengan drama yang ada di Barcelona.

"Saya lebih mengenal Leo sejak kami menjadi rekan satu tim untuk tim nasional Argentina daripada melawannya," kata Martinez dikutip situs yang sama.

"Saya telah mengatakannya di masa lalu, dan akan mengatakannya lagi sekarang dan di masa depan: dia adalah pemain terbaik di dunia."

"Fakta bahwa dia orang Argentina adalah sumber kebanggaan bagi kami dan kami selalu berusaha belajar darinya," jelasnya.

Bagi striker Inter Milan itu, Messi ada di level lain.

"Dia memahami permainan dengan cara yang berbeda dan selalu selangkah lebih maju dari orang lain," pujinya.

Sumber: kompas.com -