HETANEWS.COM

Wisata Simalungun Menggeliat, Tudingan Abaikan Protokol Kesehatan Menguak

Situasi didalam salah satu objek wisata simalungun (foto?dn)

Simalungun,Hetanews.com - Tujuh bulan telah berlalu, wabah covid-19 tak jua terkendali di Indonesia. Kabupaten Simalungun yang saat ini berada di zona orange tampaknya dengan serius menerapkan protokol kesehatan 3M di seluruh perkantoran di Simalungun. Situasi berbeda tampaknya terjadi di sejumlah kawasan objek wisata di Kabupaten Simalungun.

Seperti dalam pemantauan awak media hetanews di salah satu kawasan wisata yang dikenal dengan Bukit Indah Simarjarunjung (BIS), pada Minggu (18/10/2020) yang hari ini ramai dikunjungi masyarakat yang ingin berekreasi.

Pantauan awak media hetanews di lokasi, pada saat di pintu masuk para pengunjung yang membawa kendaraan roda empat diwajibkan melewati pemeriksaan cek suhu dengan thermogun yang disediakan di setiap posko pintu karcis masuk.

tampak situasi pengujung di salah satu objek wisata andalan simalungun (foto/dn)

Pemeriksaan cek suhu bagi pengunjung memang tampak wajib, terutama bagi pengendara roda empat. Namun dari sekian banyaknya pengunjung yang masuk, awak media tidak menemukan satupun pengunjung yang diarahkan putar balik karena cek suhu dicurigai melewati batas wajar prokes. 

Seperti diketahui, kawasan wisata BIS yang dikelola salah seorang bermarga Sinaga ini, adalah destinasi favorit dikawasan simalungun. BIS jadi rujukan warga sekitar simalungun, siantar, bahkan medan untuk menghabiskan akhir pekan bersama sanak saudaranya.

Sesampainya di dalam kawasan wisata BIS, awak media ini tidak menjumpai berbagai arahan protokol kesehatan disejumlah sudut, Seperti anjuran 3M, penyediaan air bersih untuk cuci tangan, dan lain sebagainya.

Salah satu sudut pengambilan foto di kawasan objek wisata BIS (foto/dn)

Bahkan ditemui hampir separuh pengunjung mengabaikan salah satu protokol kesehatan paling penting, memakai masker. 

Salah seorang narasumber yang belakangan diketahui sebagai ASN Pemkab Simalungun yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, penyebaran covid-19 di simalungun bisa jadi diakibatkan lemahnya pemerintah kabupaten dalam memberikan sangsi tegas bagi objek wisata yang mengabaikan protokol kesehatan.

Pemerintah Kabupaten Simalungun dituding abai pada prioritas kesehatan masyarakat simalungun dan sekitarnya, dan tindakan sepele dari pengelola objek wisata karena tidak adanya sangsi tegas dari pemerintah daerahnya.

Penulis: dani. Editor: ando.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!