HETANEWS.COM

Relawan MUI Bersama Petugas Medis Mandikan Jenazah Covid di RSUD Djasamen Saragih

Proses pelaksanaan fardhu kifayah mayyit wanita di RSUD Djasamen Saragih, di bawah pengawasan MUI. (foto/ay)

Siantar, hetanews.com - Relawan MUI (Majelis Ulama Indonesia), bersama petugas medis, urus jenazah Covid-19, sesuai syariat Islam, di RSUD Djasamen Saragih.

Hal ini dilakukan pasca viralnya jenazah wanita yang dimandikan 4 laki - laki yang bukan muhrimnya yakni petugas medis RSUD Djasamen Saragih.

Proses fardu kifayah (memandikan) dan juga mensholatkan mayyit, di bawah pengawasan pengurus MUI Kota Pematangsiantar. Proses memandikan, mengkafani dan menyolatkan jenazah dilakukan relawan yang telah direkrut MUI.

Demikian dikatakan Kepala Sekretariat MUI Siantar, Abdul Rasyid, kepada hetanews Minggu (18/10/2020), di Siantar.

"Proses fardu kifayah terhadap jenazah terdampak Covid dilakukan relawan, bersama petugas medis di RSUD Djasamen Saragih," ungkapnya.

Menurut Rasyid, pasca peristiwa yang sempat membuat marah ummat Islam itu, pihak Rumah Sakit dan juga Pemko Pematangsiantar telah meminta maaf. Hingga dipenuhinya tuntutan ummat yang meminta Direktur RSUD Djasamen Saragih dicopot dan 4 tenaga medis diproses hukum.

Untuk selanjutnya, pihak Rumah Sakit akan berkoordinasi dengan MUI, khusus menangani jenazah terdampak Covid agar fardhu kifayahnya tetap berjalan sesuai syariat Islam.

Menyikapi peristiwa itu, MUI juga telah merekrut relawan sebagai bilal mayyit. Maka pada hari Sabtu (17/10/2020), relawan terlihat mulai mengurus jenazah, bersama petugas medis di bawah pengawasan MUI, jelasnya.

Penulis: rahayu. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!