HETANEWS.COM

Fakta Remaja Jual Pacar Via MiChat

Polisi menggeleda rumah kontrakan remaja inisial ARA, Selasa 8 September 2020. Di rumah kontrakan tersebut ARA dan korbannya tinggal bersama.

Siantar, Hetanews.com - Pengadilan Negeri Pematangsiantar menjatuhkan vonis 7 tahun kurungan penjara kepada seorang remaja inisial ARA (17), karena terbukti menjual pacarnya yang belum dewasa melalui aplikasi Mi Chat.

ARA dinyatakan bersalah melanggar pasal 81 UU RI No.17/2016 tentang PERPPU pengganti UU No.1/2016, tentang perubahan kedua atas UU RI No.23/2002 tentang Perlindungan Anak.

Selain menjalani kurungan penjara, ARA menjalani pelatihan di Dinas Sosial selama 3 bulan.  Vonis Hakim tunggal peradilan anak dibacakan saat sidang, Kamis (15/10/2020).

Hal tersebut dibenarkan jaksa Anna Lusiana dikonfirmasi wartawan Hetanews, Jumat (16/10). Jaksa sebelumnya menuntut pidana penjara selama 10 tahun denda Rp 5 milyar, subsidernya bekerja di Dinas Sosial selama 6 bulan.

Baca juga: Terbukti Jual Pacarnya Via MiChat, ARA Divonis 7 Tahun Penjara

Terungkap dalam persidangan

Dalam persidangan terungkap korban lebih dulu memasang aplikasi MiChat di Handphone. Mengetahui itu, terdakwa justru semakin memanfaatkan korban untuk membayar sewa kontrakan rumah dan memenuhi kebutuhan hidup. 

ARA pun menjual korban  dengan tarif Rp. 300 ribu kepada pria hidung belang. Sementara keduanya baru berstatus 3 bulan pacaran.

Baca juga: TKP di Siantar, Jual Pacar Rp300 Ribu di MiChat

Masih dalam fakta persidangan, terhitung hampir 19 kali korban dijual melalui MiChat. Kasus ini terungkap karena laporan korban, 5 September 2020 ke Polres Pematangsiantar.

Polisi juga melakukan penggeledahan di rumah kontrakan pasangan remaja ini, yang tinggal bersama meski belum menikah. Dari kontrakan ditemukam sejumlah barang bukti.

Sewa kontrakan

Polisi menggeleda kontrakan milik ARA di Kecamatan Siantar Martoba. Menurut keterangan pemilik, awalnya rumah itu dikontrak oleh ibu dari ARA dengan sewa Rp 1,5 juta.

"Ibunya yang datang pertama mau ngontrak. Baru dibayar setengah, Rp700 ribu. Katanya, sisanya dibayar bulan depan. Kami kasihlah, dibandingkan gak ada yang ngontrak rumah itu," kata Sadiah, Selasa 8 September 2020.

Warga setempat tidak terlalu curiga dengan ARA dan pacarnya. Bahkan ada warga menduga keduanya dikira saudara. Dari keterangan polisi, di kontrakan tersebut ARA dan pacarnya menjalin hubungan asmara.

Pennulis: Ayu, Armeindo | Editor: Huget

Baca juga: Kontrakan Rumah Dibayar Mamak, Tapi Pelaku ARA Bawa Pacar Anak SMA ke Dalam

Editor: edo.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!