HETANEWS.COM

Gubernur Sumut Bentuk Tim Kaji Omnibus Law: Keputusannya Wewenang Presiden

Edy saat diwawancarai wartawan usai memantau razia masker.

Medan, hetanews.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengumpulkan berbagai elemen masyarakat dan tim ahli untuk mengkaji Omnibus Law UU Cipta Kerja, Kamis (15/10). Hasil kajian, kata dia, akan diserahkan ke Presiden Joko Widodo sebagai masukan untuk membuat aturan turunan.

Edy mengatakan dalam pembahasan UU sapu jagat itu, ia membaginya jadi sebelas klaster untuk pembahasannya. Di klaster itu terdiri dari tim pemapar dan penyangga. Lalu kata Edi, mulai minggu depan timnya akan berdiskusi membahas seluruh klaster.

“Hasil dari situ nanti kita jadikan satu, itulah menjadi saran kita masukan dari Sumatera Utara kepada Presiden,” ujar Edy kepada wartawan di Rumah Dinas Gubernur, Medan, Kamis (15/10).

Edy mengatakan para pengkaji UU itu terdiri akademisi, perwakilan serikat buruh, tokoh masyarakat, polisi, hingga TNI.

Terkait apakah dia optimistis hasil kajiannya akan berdampak pada UU yang baru disahkan, Edy menyerahkan sepenuhnya keputusan itu ke Presiden.

“Itu wewenang Presiden, kan tidak bisa kita samakan 34 provinsi. Presiden kan harus merangkum permintaan 34 provinsi. Salah satunya Sumut, kan tidak bisa dipaksakan nanti punya Sumut, bisa sama dengan NTT, kan enggak bisa begitu. Itulah di tengah-tengah yang diambil presiden,” ujar Edy.

Langkah Edy ini dilakukan setelah Presiden Jokowi memimpin rapat virtual para gubernur pada 9 Oktober 2020. Dalam rapat itu, Jokowi meminta dukungan para gubernur terkait UU Cipta Kerja. Jokowi juga meminta gubernur mendalami UU itu dan membantu pemerintah pusat mensosialisasikannya kepada masyarakat.

Jokowi juga mengungkapkan bahwa UU Cipta Kerja membutuhkan banyak aturan turunan berupa peraturan pemerintah (PP) dan peraturan presiden (perpres). Dan dalam pembuatan aturan turunan itu pemerintah pusat menerima masukan dari masyarakat dan daerah-daerah.

Sumber: kumparan.com 

Editor: Suci Damanik.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan