Siantar, hetanews.com - Sebanyak 12 orang pelajar, diamankan oleh personil Polres Siantar, karena hendak ikut demo di DPRD Kota Siantar, Kamis (15/10) sekitar pukul 11.50 WIB.

Seluruhnya, langsung dibawa ke Mapolres Siantar, tepatnya di depan ruangan Satreskrim untuk ditanyai oleh personil. Seluruh barang bawaan, termasuk 1 buah Bendera Merah Putih, kertas isi karton ditemukan oleh petugas kepolisian.

Bagi yang memiliki telepon genggam (handphone), diperiksa juga isinya. Mencegangkan, terdapat isi chat Whatsapp yang bertuliskan hendak membakar kantor DPR.

Seluruhnya, diamankan disekitaran Tugu Becak dan sekitaran Lapangan Merdeka. Mereka diamankan oleh petugas dari Sat Reskrim dan Sat Intel.

Seorang pelajar asal Taman Siswa berinisial MAS ditanyai, tidak mengerti apa isi tuntutan mereka. Ia juga menyanggah dan hanya bercanda isi chat yang bertuliskan bakar Kantor DPR.

Padahal, ia sudah diingatkan untuk tidak ikut demo oleh guru sekolahnya melalui grup WA kelasnya. Namun, ia chattingan dengan temannya dan ada bercanda menyebut ingin bakar DPR.

Kasat Reskrim Polres Siantar mengatakan, bahwa mereka memeriksa semua dan mendata bagi pelajar yang diamankan dari berbagai sekolah. Mereka yang diamankan, untuk mengantisipasi adanya penyusup hingga nantinya menyebabkan kericuhan.