Siantar, Hetanews.com –JPS Pemko Pematansiantar menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) senilai Rp.200 Ribu kepada 250.020 KK. Kadis Sosial P3A Pariaman Silaen mengatakan keuangan Pemko tidak mencukupi sehinga penyaluran tidak dilakukan tiap bulan.

BST tahap empat ini disalurkan melalui masing masing kelurahan secara bertahap mulai hari ini Rabu (14/10/2020). Tercatat ada dua kecamatan yang akan menerima BST tersebut, yaitu Kecamatan Siantar Barat dan Kecamatan Siantar Marihat.

Bansos untuk warga terdampak Covid 19 tersebut dimulai pada April 2020. Namun pada Juni Bansos semula sembako diganti uang tunai senilai Rp 200 ribu. Sementara pada bulan Juli, Agustus dan September tidak disalurkan.

“Sejak pertama kali bantuan itu disalurkan, aku cuma dapat pas bulan pertama, itu bulan Juni. Selebihnya dari Juli sampai September aku tidak menerimanya. Nah, hari inilah lagi aku dapat BST itu yaitu untuk bulan Oktober,” ujar Adam, seorang penerima BST, ditemui di Jalan Adam Malik, Rabu siang.

Dihubungi terpisah, Kadis Sosial P3A, Pariaman Silaen menyebut pihaknya tidak menunggak penyaluran BST selama tiga bulan. Menurutnya, penyaluran BST dilakukan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

Bantuan sosial tunai ini diberikan melalui program JPS Pemko secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Jadi, pada tahap empat baru ini yang bisa terlaksana,” kata Silaen melalui keterangan tertulis kepada Hetanews.

Silaen menambahkan bahwa BST ini bukan disalurkan setiap bulan, akan tetapi sesuai dengan kemampuan keuangan daerah yaitu APBD Kota Pematangsiantar.

Baca juga: Sembako Pemko Pematangsiantar Disalurkan Sampai Desember 2020