HETANEWS.COM

Bawaslu Minta Bupati Bandung Penuhi Panggilan soal Dugaan Pelanggaran Kampanye

Bupati Kabupaten Bandung, Dadang M. Nasser.

Bandung, hetanews.com - Bawaslu Kabupaten Bandung berharap Bupati Bandung, Dadang Nasser, memenuhi panggilan yang dilayangkan terkait dugaan pelanggaran kampanye. Undangan itu dapat menjadi ruang bagi Dadang untuk memberikan klarifikasi atas laporan dari masyarakat.

"Harapannya dari Bawaslu, ya datang. Ini ruang klarifikasi ya kan. Tapi itu kembali ke masing-masing yang akan diundang oleh kita," kata dia Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Bandung Komarudin Didi melalui sambungan telepon, Rabu (14/10).

Bawaslu Minta Bupati Bandung Penuhi Panggilan soal Dugaan Pelanggaran Kampanye (1)
Ilustrasi pilkada

Didi memastikan, surat undangan sudah dilayangkan ke Dadang. Hingga kini, belum ada kepastian Dadang akan datang atau tidak. Jika pun tak datang, menurut dia, tak jadi masalah sebab undangan tersebut tidak bersifat memaksa. Adapun Dadang diundang untuk datang pada hari ini.

"Enggak jadi masalah, soalnya dalam makna undangan klarifikasi itu sifatnya bukan memaksa. Klarifikasi mah kan hanya untuk mendapatkan informasi kaitan dengan hal yang terjadi," ucap dia.

Namun merujuk pada kewenangannya, Bawaslu dapat memproses dugaan pelanggaran kampanye oleh Dadang meski yang bersangkutan tak memenuhi panggilan. Jika terbukti bersalah, Bawaslu dapat memberikan sanksi.

Sebagaimana diketahui, istri Dadang Nasser, Nia Kurnia maju dalam Pilkada. Nia berpasangan dengan kader Partai Gerindra Usman Sayogi. Usman sebelumnya dikenal sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung.

Sumber: kumparan.com 

Editor: Suci Damanik.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan