Medan, Hetanews.com - Aksi demonstrasi menolak omnibus law (UU Cipta Kerja) terus berlanjut di Kota Medan. Kali ini, dari Aliansi Nasional Anti Komunis – Negara Kesatuan Republik Indonesia (Anak-NKRI).

Sebelumnya ratusan masa dari Anak-NKRI berkumpul terlebih dahulu di Masjid Raya Al Mashun, sebelum berkonvoi ke kantor Gubernur Sumut. 

Dalam orasinya, mereka datang untuk mendesak Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyatakan sikap menolak terhadap pengesahan Omnibus Law.

“Yang kita tuntut, gubernur kita menyampaikan sikap resmi nya terhadap penolakan undang-undang yang sudah disahkan,” kata koordinator Anak  NKRI Sumut, Tumpal Panggabean.

Massa yang tiba di Kantor Gubernur, langsung berorasi. Mereka mendesak gubernur menemui massa. 

Masa aksi pun sempat, menggelar salat Ashar berjamaah di Masjid Agung Medan. Kabarnya, Gubernur Edy tengah dalam perjalanan menuju kantornya.

Setelah menunggu berapa lama, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi akhirnya menemui demonstran Aksi Tolak Omnibus Law Cipta Kerja, Selasa 

Edy menaiki mobil komando dari Aliansi Nasional Anti Komunis (Anak) NKRI Sumut.

"Saya tidak mau bicara kalau tidak pakai masker," ucap Edy Rahmayadi.

Mengawali pernyataanya, mantan Pangkostrad itu terlebih dahulu mengumandangkan takbir. 

Polisi Sisir Pelajar

Sebelumnya, Rencana lanjutan aksi unjukrasa buruh dan mahasiswa hari ini Selasa (13/10/2020) mendapat pengamanan berbeda.

Sejumlah personel kepolisian dari Satuan Sabhara Polrestabes Medan menyisir pelajar yang diduga akan membuat onar dalam berlangsungnya aksi unjukrasa penolakan Undang Undang Omnimbus Law.

Dari pantauan dilokasi depan gedung DPRD Sumut, sejumlah personel tampak menyisir jalan protokol hingga perbatasan jalur masuk ke inti kota.

Tak hanya itu personel kepolisian yang menggunakan sepeda motor trail itu juga terlihat membonceng sejumlah anak usia pelajar yang di curigai akan ikut ikutan dalam aksi di DPRD Sumut.

Dengan mengendarai sepeda motor trail , personel kepolisian tersebut tampak beberapa kali melintas di sekitaran gedung DPRD Sumut.