Siantar, Hetanews.com - Aksi demo UU Omnibus Law oleh ratusan mahasiswa/i lintas kampus se-Siantar yang bertempat di Kantor DPRD pada Kamis ( 8/10/2020 ) telah berakhir.

Demo saat itu mengundang banyak kerumunan dari masyarakat yang memicu tanda tanya mengenai ditemukannya klaster baru setelah adanya demo tersebut.

Jubir Satgas Covid 19 Pematangsiantar, Daniel Siregar, menegaskan bahwa sampai saat ini belum terlihat dampak kerumunan mengenai demo UU Omnibus Law pada Kamis ( 8/10/2020 ) lalu.

“Sampai saat ini belum terlihat adanya dampak kerumunan saat demo UU Omnibus Law kamis lalu. Belum ditemukan juga adanya klaster baru setelah demo yang lalu. Makanya untuk mengantisipasi adanya klaster baru covid 19, demo hari ini berlangsung lebih cepat,” ujarnya.

Siregar menambahkan bahwa gugus tugas akan memberikan informasi mengenai perizinan dalam berunjuk rasa kedepannya.

“Nanti kami akan kami informasikan mengenai izin dalam berunjuk rasa. Karena gugus tugas itu kan terdiri dari Pemko, TNI, POLRI. Semuanya harus dikoordinasikan dulu, baru diambil keputusan. Nah, kalau keputusan sudah ada, kami akan menginformasikannya,”tambahnya,

Siregar berharap agar kedepannya kalau berdemonstrasi sebaiknya bijak.

“Ya semoga kalau berdemonstrasi itu tertib aja, kalau boleh tidak usah sampai menimbulkan adanya kerusuhan. Apalagi dimasa pandemi gini kan , kita perlu untuk tetap menjaga protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.” tutupnya.