Padang, Hetanews.com - Cuaca hujan deras di Kota Padang dan sekitarnya sepekan terakhir mengakibatkan objek wisata Batu Malin Kundang tenggelam oleh genangan air. Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kota Padang, Arfian. 

Arfian menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera melakukan penyedotan.

"Kami sudah kerja, sudah disedot air, saya sudah kontak BPBD untuk tolong bantu memompa air. Batu Malin Kundang itu ada air karena hujan seminggu belakangan dan berbarengan air pasang, jadi air tidak cepat surut,” kata Arfian, Ahad (11/10).

Selain karena genangan air hujan menurut Arfian, air yang menenggelamkan batu Malin Kundang juga karena naiknya gelombang laut. Sebab cuaca ekstrem di Sumbar telah berdampak terhadap naiknya gelombang laut.

Arfian menyebut pihaknya akan mengatasi persoalan di kawasan wisata Batu Malin Kundang supaya kondisinya pulih kembali. Setelah itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Padang akan mengkaji lubang aliran air di sekitar lokasi yang mungkin ada masalah sehingga proses surutnya air berlangsung lama.

"Kalau lubang untuk air mengalir ada banyak, tapi ini karena hujan berkepanjangan dan pas juga air pasang. Kemungkinan secepatnya kembali normal,” ucap Arfian.

Video Batu Malin Kundang tenggelam ini beredar di berbagai sosial media di Sumbar. Dalam video yang tersebar tersebut terlihat air menutupi batu legendaris tersebut. Yang tampak hanya sebagian kepala batu Malin Kundang.

Sumber: Repupblika