Medan, hetanews.com - Polisi menangkap dua orang pria terduga pelempar batu dari atas gedung DPRD Medan saat demo ricuh terjadi. Dua orang itu sedang diperiksa di Polrestabes Medan.

"Sudah ditangkap, dua orang," kata Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin di RS Bhayangkara Medan setelah menjenguk personel polisi yang terluka saat pengamanan demo, Sabtu (10/10/2020).

Martuani belum menyebutkan identitas kedua orang tersebut. Dia hanya memastikan kedua orang yang diamankan bukan polisi.

"Pelaku pelemparan di kantor DPRD Kota Medan bukan polisi," ucapnya.

Sebelumnya, aksi sosok misterius melemparkan batu ke arah massa dari atas gedung DPRD Medan itu terekam kamera warga sekitar pukul 15.00 WIB, Kamis (8/10). Dalam video tersebut terlihat ada beberapa orang di atas gedung DPRD Kota Medan.

Mereka tampak melemparkan batu ke arah massa yang berada di jalanan depan gedung DPRD Medan. Perekam video, Siddiq, mengatakan tak ada warga yang terkena lemparan.

Siddiq tak menjelaskan detail siapa pihak yang melemparkan batu dari atas gedung DPRD Medan itu. Dia mengatakan melihat tiga orang di atas gedung DPRD Medan saat pelemparan batu terjadi.

Peristiwa pelemparan batu terjadi saat ada demo menolak omnibus law UU Cipta Kerja di DPRD Sumut yang bersebelahan dengan DRPD Medan. Demo tersebut sempat ricuh dan polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Konsentrasi massa kemudian terpecah. Sebagian ada yang berlari ke arah Lapangan Benteng dan sebagian lagi ke arah Jalan Kapten Maulana Lubis atau depan DPRD Medan.

sumber: detik.com