Simalungun, hetanews.com – Memasuki hari ke enam, Tim Basarnas yang dkomondoi, Wason Purba, akhirnya menghentikan pencariannya korban tenggelam, Endi Fernando (17), warga Silau Tomuan, Jumat (9/10/2020), pukul 16:00 WIB.

Wason menyampaikan permohonan maaf, kepada kedua orangtua korban, yakni, Tirawan dan Sriani boru Purba serta Pangulu Nagori, Jhon Faris Lingga, karena korban belum juga ditemukan.

Dia ucapkan turut berduka yang sedalam – dalamnya atas musibah itu.

Hal senada juga disampaikan Kapolsek Pamatang Raya, IPTU Lintong Silalahi, dan personil Koramil 14 Raya, J. Purba, mewakili Danramil 14 Raya, Kapten Armed Muslimin Saragih SE.

Foto korban semasa hidupnya.

Baca juga: Dua Minggu Sebelum Tenggelam, Korban Endi Fernando Sempat Minta Dibelikan Baju Baru untuk Sholat Jumat

Sementara, pihak keluaraga yang berduka dan Kepala Desa Bongguron Kariahan, Jon Faris Lingga, juga menyampaikan terimakasih kepada personil gabungan yang telah berupaya maksimal menemukan jasad korban.

Seperti diketahui, korban Endi Fernando, tenggelam pada Minggu sore lalu (4/10/2020), pukul 16:00 WIB.

Saat itu, korban bersama lima rekannya, sedang mandi-mandi di Sungai Sampuran Tarak Nionggang, di Huta II Bongguron Kariahan, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun.