Siantar, Hetanews.com - Hingga hari ke empat, pencarian korban hanyut yang dilakukan pihak Tim Gabungan BPBD,  Basarnas dan Kepolisian serta Koramil 14 Raya dan warga masyarakt setempat masih belum menemukan titik terang.

Sejumlah upaya yang dilakukan Tim Basarnas bersama warga kampung pun dikerahkan mulai dari menyelam menyisir lokasi kejadian hingga jasa orang pintar dilakukan dalam upaya pencarian jasad korban yang tenggelam tersebut.

Akan tetapi hingga hari ke empat ini Rabu (07/10) tim gabungan basarnas dan juga warga setempat belum berhasil menemukan Jasad dimaksud upaya pun akhirnyabdihentikan kembali untuk sementara waktu melihat hari sudah mulai gelap dan rencananya besok pagi Kamis (08/10) sekira pukul 10:00 WIB.

Baca juga: Hujan Deras, Korban Hanyut Saat Mandi

Ibunda korban, Sariani (foto/dn)

Tampak Sariani (47) Ibu kandung korban yang  tak henti -hentinya Menangis, dipinggiran sungai Sampuran Air Terjun Tarak Nionggang sembari sekali sekali memanggil, Endi Fernando Anak kandungnya yang tenggelam beberapa hari lalu itu.

Selain itu juga tampak Kapolsek Pamatang Raya, IPTU Lintong Silalahi, sedang menyampaikan kata-kata penghinburan pada kedua orang tua korban serta mendoakan agar upaya  pencarian jasad Endi Fernando dapat dimudahkan oleh "Tuhan" agar dapat segera ditemukan.

Sementara salah satu anggota Basarnas Simalungun  yang sempat dimintai keterangannya oleh awak media ini, menyebutkan  bahwa untuk upaya pencarian besok pagi, pihaknya berupaya mendatangkan dua alat yakni alat pemecah pasir dan alat pompa sedot yang salah satunya didatangkan dari Kota Medan dan satu alat lagi milik Basarnas Parapat Simalungun.