Siantar, Hetanews.com- Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Pematangsiantar Herrus Batubara meninggal dunia setelah tidak sadarkan diri selama dua minggu di Rumah Sakit. Bagi Herrus, Kota Pematangsiantar sudah tidak asing bagi dirinya.

"Saya (marga) Batubara dari Balige. Jadi Siantar sudah tidak asing lagi buat saya. Saya berharap dapat memberikan yang terbaik untuk Sumut, khususnya Siantar," ujar Herrus kepada wartawan Hetanews, pada hari pertama bertugas di Kejari Pematangsiantar, Jalan Sudirman Senin 20 Januari 2020.

Almarhum Herrus dilantik oleh  Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), Dr Amir Yanto, bersama serah terima 3 jabatan Asisten dan 4 Kajari, di Aula Kantor Kejatisu, Jalan AH Nasution Medan, Selasa 14 Januari 2020.

Baca juga: Mengenal Herrus Batubara SH MH, Kajari Siantar yang Baru

Herrus Batubara menggantikan Kajari Pematangsiantar sebelumnya, Ferziansyah Sesunan yang telah dimutasi ke Kajati Bandar Lampung. Herrus sebelumnya menjabat Aspidum Kejati Nusa Tenggara Barat di Mataram. 

Herrus juga pernah menjadi jaksa pertama tahun 1995 di Alor Provinsi NTT. Beberapa kali mutasi ke Bengkalis, Kalimantan Tengah, koordinator di Kejatisu, Kajari di Dolok Sanggul tahun 2011 dan Kajari di Sragen Jawa Tengah.

Ayah empat orang anak ini meninggal dunia di RS Colombia Kota Medan, Rabu (7/10/2020) pagi sekita pukul 09.45. Almarhum sempat mengalami tidak sadarkan diri sejak 22 September 2020.

"Benar, kami baru saja menerima kabar jika Pak Kajari sudah meninggal dunia,"kata Kasi Pidana Umum, M Chadafi, kepada hetanews melalui pesan WhatsApp.

Baca juga: Kabar Duka! HR Batubara Kajari Pematangsiantar Meninggal Dunia

Kasi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kasi Penkum Kejati Sumut), Sumanggar Siagian mengatakan  Herrus meninggal dikarenakan stroke yang sudah sebulan terakhir di deritanya.

"Stroke dia, bukan covid ya. Saya tegaskan, bukan covid. Udah sebulan dia dirumah sakit, dia tidak covid, tapi stroke," kata Summanggar seperti dilansir dari Tribun Medan.com.