Simalungun, hetanews.com - Jaksa Barry Sugiarto Sihombing SH, menuntut 2 terdakwa, Dedi Kurnianto alias Dedi (34), warga Kampung Bah Hapal, Kelurahan Dolok Maraja, Kecamatan Tapian Dolok dan Bobby Roni Deardo Sipayung alias Bobby (22), warga Dolok Panribuan, Kelurahan Kelurahan Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, masing - masing pidana penjara selama 6 tahun.

Selain itu, jaksa juga menuntut pidana denda Rp.1 miliar subsider 6 bulan penjara. Keduanya dipersalahkan jaksa, melanggar Pasal 114 (1) UU RI No.35/2009 tentang tanpa hak atau melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli narkotika. Tuntutan pidana jaksa, dibacakan dalam persidangan PN Simalungun yang digelar secara online, Rabu (7/10/2020).           

Jaksa Barry dalam surat tuntutannya menyebutkan, jika kedua terdakwa ditangkap anggota Satnarkoba Polres Simalungun, pada Sabtu, 30 Mei 2020 lalu, pukul 23.00 WIB, di simpang air terjun Sipisopiso, Nagori Desa Merek. Awalnya, terdakwa Bobby disuruh oleh Sahdan Girsang (DPO) untuk mengantarkan sabu ke simpang air terjun Sipisopiso.             

Setelah mengantar sabu, terdakwa Bobby kembali ke bengkel milik Dedi dan tidak berapa lama, anggota Satnarkoba Polres Simalungun, saksi Deni Sembiring, Parlin Saragih, dan Zulfikar Ali Lubis, menangkap kedua terdakwa. Dari dalam bungkus rokok sampurna, polisi menemukan barang bukti 5 paket sabu.              

"Kami cuma disuruh oleh Sahdan Girsang untuk menjualkan dan sabu adalah milik Sahdan, bu hakim," ucap kedua terdakwa senada.

Atas tuntutan jaksa tersebut, kedua terdakwa didampingi pengacara, Sarah Pulungan SHMH, memohon agar hukumannya diringankan. Dengan alasan menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Jika mengulangi, maka kedua terdakwa bersedia dihukum seberat-beratnya.

"Saya mohon hukuman saya diringankan, bu hakim. Saya menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Jika mengulangi, hukum saya seberat-beratnya," kata terdakwa secara bergantian.

Untuk pembacaan vonis, pimpinan sidang Roziyanti, didampingi dua hakim anggota, Aries Ginting dan Mince Ginting, menunda persidangan hingga Rabu mendatang.