HETANEWS.COM

Tolak UU Cipta Kerja, Buruh di Deli Serdang Demo di Depan Pabrik

Hanya membentangkan spanduk penolakan RUU Omnibus Law dan berdiri di depan pabrik, ini aksi yang dilakukan FSPMI Deli Serdang pada Selasa (6/10/2020). Foto: KOMPAS.COM/DEWANTORO

Medan, hetanews.com - Buruh yang didominasi perempuan berkumpul di depan sebuah pabrik di Jalan Medan - Tanjung Morawa, Kilometer 13, Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (6/10/2020) siang. Mereka membawa spanduk menolak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja.

Para buruh menyuarakan tuntutan melalui orasi dan spanduk di depan pabrik. Sekretaris Konsulat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Cabang Deli Serdang, Ryan Sinaga mengatakan, aksi demo ini dilakukan di lebih dari 15 titik.

"Kita melakukan penolakan omnibus law yang diputuskan secara sepihak, seakan-akan kejar tayang, tanpa mempedulikan kesejahteraan kaum buruh. Kami menyatakan sikap menolak hal tersebut dari pabrik-pabrik kami," kata Ryan.

Menurut Ryan, para buruh sengaja hanya melakukan aksi di depan pabrik, tidak turun ke jalan seperti biasanya.

"Karena gedung-gedung pemerintahan hari ini tutup. Menutup akses daripada kebebasan bereksperesi kawan-kawan buruh," kata dia.

Namun, menurut Ryan, pihaknya bertekad akan melakukan aksi hingga 2 hari ke depan dan tidak menutup kemungkinan akan beraksi terus untuk menjegal UU Cipta Kerja tersebut.

"Seperti kami sampaikan ke pihak berwajib, akan kami laksanakan mulai hari ini sampai tanggal 8. Tidak tertutup kemungkinan sampai kami berhasil menjegal UU tersebut, kami akan lakukan aksi," kata dia.

Aksi di depan pabrik hanya berlangsung sebentar. Setelah polisi menggunakan mobil patroli memberi imbauan terkait protokol kesehatan, massa mulai membubarkan diri. Sejak Selasa pagi, sejumlah polisi dan TNI tampak berada di sekitar pabrik dengan menggunakan mobil patroli.

Sebagaimana diketahui, DPR dan pemerintah telah mengetok palu tanda disahkannya omnibus law RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang. Pengesahan ini bersamaan dengan penutupan masa sidang pertama yang dipercepat dari yang direncanakan pada 8 Oktober 2020, menjadi 5 Oktober 2020. 

Sumber: kompas.com

Editor: tom.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan