Siantar, hetanews.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Siantar, mengepung rumah Tongat, di Jalan Maluku, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, pada Kamis (1/10/2020), lalu, pukul 16.00 WIB.

Kasat Narkoba, AKP David Sinaga menerangkan, awalnya mereka mendapat info, bahwa Tongat sering menjual sabu. Tongat adalah mantan narapidana kasus sabu yang ditangkap  Polres Simalungun, pada pertengahan tahun 2018 lalu.

"Kita selidiki dan rumah yang dicurigai itu langsung kita kepung. Personil kita, melihat Tongat lari ke dapur rumah itu. Dia berhasil kita tangkap dan kemudian kita geledah," ujar David.

Tersangka dan barang bukti. (foto/ndo)

Dari tangan Tongat, ditemukan 1 unit hanpdhone, dari bawah meja, di ruangan dapur ditemukan 1 buah plastik klip besar berisi sabu dan dan dari lantai kamar mandi, juga ditemukan 1 plastik klip sedang berisi sabu seberat 32,35 gram. Kemudian dari kantong celana belakang, ditemukan 1 buah dompet berisi uang sebesar Rp 1 juta, paparnya.

"Uang satu juta itu, diakuinya dari hasil penjualan sabu. Diakui si Tongat, kalau sabu itu didapatnya dari SN, laki - laki di Kota Tebing Tinggi. Kita hubungi nomor si SN untuk pengembangan, tapi nomornya gak aktif lagi," lanjut David.

Selanjutnya seluruh barang bukti dan tersangka, dibawa ke kantor Sat Narkoba Polres Siantar untuk dilakukan penyidikan.