HETANEWS.COM

Produksi Pelet Rumahan, Solusi Bang Situmorang Bagi Peternak Siantar

Situmorang saat ditemui awak media hetanews di rumah produksinya (foto/desmon)

Siantar, Hetanews.com – Pakan merupakan faktor penentu keberhasilan dalam beternak. Pelet yang baik bermanfaat untuk mendorong kualitas produksi ternak.

Hal ini disampaikan oleh pengusaha pelet ayam rumahan, E.Situmorang, Rabu (30/9/2020|0 di lokasi produksi pelet miliknya.

Atas dasar ini, Situmorang kemudian berpikir bagaimana menekan biaya untuk pellet tanpa mengurangi asupan gizi untuk ternak.

Situmorang saat menjemur pelet (foto/desmon)

Seperti diketahui, untuk pakan pabrikan berupa pellet dipasaran dipatok dikisaran harga 10-12ribu per kilo. Situmorang kemudian merakit sendiri mesin produksi pellet skala rumahan yang awalnya dia peruntukkan bagi ayam peliharaannya sendiri.

“Produksi pelet ayam ini masih baru, kira-kira kurang lebih 2 minggu. Saya membuat ini awalnya untuk ayam sendiri. Awalnya ragu, tapi setelah saya coba beberapa hari, ayam saya kelihatan lahap makannya. Sedikit demi sedikit saya buat racikan yang bagus dari segi kebutuhan protein, karbohidrat, sampai mempertimbangkan aspek gizi untuk si ayam sendiri,” Ujarnya.

Kepada awak media hetanews, beliau menyampaikan bahwa untuk saat ini kapasitas mesin produksi peletnya  masih minim.

Tampak mesin produksi pelet (foto/desmon)

“Ya gimanalah bang, namanya untuk kandang sendiri. Modalpun terbatas. Jadi ya gitulah,” tambahnya.

Untuk pemasaran sendiri, Situmorang, masih mengandalkan promosi dari mulut ke mulut.

“Sama tetangga awalnya saya promosikan. Ternyata responnya sangat baik. Mesen lagi mereka. Jadinya berkembang dari situlah bang,” ujarnya menjelaskan terkait pemasaran peletnya.

Produksi pelet 50kg/hari (foto/desmon)

Dalam sehari mesin buatannya diklaim mampu memproduksi maksimal 50 kg.

“Kita terbatas di modal dan tenaga kerja bang. Yang kerja kan masih aku sendiri. Trus modalpun pas-pasan. Kalau kita mesan banyak, agak riskan juga. Ini kan bahannya gak pakai pengawet.,” ujarnya.

Ketika dikejar awak media tentang rahasia komposisi bahan pembuatannya, Situmorang tampak sangat terbuka. Pelet ayam buatannya berbahan dasar hati ikan, dedak halus, tepung jagung, roti BS dari pabrik yang masih layak pakai, dan vitamin.

Tampak tekstur pelet yang baru digiling (foto/desmon)

“Bahan utamanya hati ikan. Ada lebih dari 30% kandungan protein disitu. Untuk karbohidrat saya ambil dari tepung jagung,dedak, dan roti BS. Nutrisi lainnya saya tambahkan asupan vitamin saat mengadon” ceritanya panjang lebar.

Adapun cara pembuatan pelet ayam tersebut yaitu hati ikan nila dikeringkan dulu (dijemur) agar tidak berbau, setelah kering dicampur dengan roti BS, dedak, tepung jagung lalu dicampur dengan air panas sesuai dengan porsinya masing-masing.

Adonan ini kemudian dicampur sampai rata menggunakan tangan.

Tampak adonan pelet (foto/desmon)

“Capek memang karena masih manual itu, tapi gimanalah bang, modal pas-pasan,” imbuhnya.

“Jadi kualitas pakan pellet kita ini boleh diadu dengan pakan pabrikan. Saya yakin dari segi nutrisi dapat semua. Ini saya masih coba melihat seberapa lama pellet saya ini bisa disimpan. Disebelah sana ada pellet yang pertama saya bikin, sampai sekarang belum basi,” ujarnya sembari menunjuk sudut ruangan. 

Beliau berharap dengan adanya produksi pelet ayam ini dapat memajukan peternak-peternak ayam rumahan sekaligus membantu mereka dalam usaha peternakannya.

“Tujuan saya sederhana, orang takut beternak skala besar karena takut beban biaya untuk pellet ikutan besar. Nah pellet kita ini bisa jadi jawaban untuk peternak,”

Tampak tekstur adonan pelet (foto/desmon)

Untuk harga sendiri, Situmorang tidak mematok harga mahal.

“Hampir setengah dari harga pakan pabrikan. Tapi ini masih harga promo. Silahkan peternak yang berminat datang langsung atau bisa kita kirim dari sini. No kontak saya 081263502633,”

“Saya masih punya satu distributor tunggal di siantar. Untuk yang mau order bisa whatsapp ke 0895402160008. Mudah mudahan kendala di pemasaran dan modal pelan-pelan bisa tertutupi,” tandasnya.

Penulis: tim. Editor: ando.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan