HETANEWS.COM

Warga Belakang GOR Ricuh, Tolak Polisi Tangkap Pengedar Sabu

Warga menghalangi polisi saat memboyong pengedar sabu. (Foto/Ist)

Siantar, hetanews.com - Warga belakang Gedung Olahraga (GOR), Jalan Udang Kampung Tempel, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur, terlibat  kericuhan, saat Satuan Narkoba Polres Siantar, menangkap warga sekitar, Hasiholan Pasaribu (26).

Peristiwa ini terjadi, pada Senin (28/9/2020), lalu, sekitar pukul 10.30 WIB.

Saat itu, anggota Polisi menangkap Hasiholan, yang disinyalir sebagai pengedar sabu. Saat itu, ia sedang duduk – duduk, di pinggir jalan.

Namun, saat akan diboyong ke kantor polisi, warga sekitar tidak terima, sehingga terlibat keributan dengan polisi. Mereka ingin melepaskan Hasiholan yang sudah dipegang polisi. Beberapa orang wanita, juga terlihat berusaha melawan petugas yang sedang bertugas.

Kasat Narkoba Polres Siantar, AKP David Sinaga menjelaskan, bahwa penangkapan Hasiholan bukan tanpa barang bukti. Dari Hasiholan, mereka menyita 2 paket sabu seberat 0.50 gram, 13 plastik klip kosong, 1  bungkus plastik klip kosong dan 1 buah sendok terbuat dari pipet dan dompet berisi uang tunai sebesar Rp 450 ribu.

Pelaku dan barang bukti yang diamankan petugas. (Foto/Ist)

David yang memimpin proses penangkapan, menyesalkan tindakan masyarakat yang tidak membantu petugas saat mengamankan pelaku yang sering menjalankan bisnis haram tersebut.

"Mamak - mamak di sana gak ngasih kami membawa pelaku, padahal jelas – jelas, ada barang buktinya yang kita amankan. Apalagi, dia ini pengendar narkoba. Sempatlah tarik tarikan sama orang di sana," kata David.

Petugas pun tak menghiraukan teriakan warga dan tetap memboyong pelaku. Bahkan, David sudah menjelaskan ke warga kalau narkoba itu bisa merusak.

"Kubilang lah, apa kalian mau kalau anak - anak kalian jadi pemakai, pemain narkoba. Ini jelas jelas pengedar narkoba, di kampung kalian, kok kalian bela - bela pula. Perjuanganlah sampe bisa bawa pelaku masuk ke dalam mobil," jelasnya.

Hasiholan dan barang bukti, diboyong ke kantor Sat Narkoba Polres Siantar untuk proses penyidikan dan pemeriksaan. Ia mengakui, bahwa narkoba jenis sabu tersebut adalah miliknya.

Penulis: ndo. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Komentar 1
  • Johan
    Pak kasat Narkoba Akp Davit..itu yg nama Riki kusta benar gk sih,kalau dia itu pengedar narkoba.atau hanya bahasa bahasa omdo aja.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan