HETANEWS.COM

Menarik, Di Kabupaten Simalungun Kurva Penyebaran Covid-19 Tampak Mengalami Trend Penurunan

Akmal Siregar (foto/juindra)

Simalungun, hetanews.com - Pasca pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kurva penderita covid-19 di Indonesia semakin hari semakin menanjak, bahkan di hari jumat (25/9/2020) lalu, penderita mencapai titik tertinggi dalam 1 hari 4823 orang dimana biasanya berada di 3600 orang per hari.

Tampak hal menarik dari wilayah Kabupaten Simalungun yang berbeda dengan wilayah lainnya di Indonesia. Masyarakat simalungun tampaknya mematuhi anjuran protokol kesehatan seperti yang selalu disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten.

 Seperti diketahui, Kabupaten Simalungun pernah berada di zona merah penyebaran covid, hari ini kondisinya berbeda ditengah penurunan trend penyebaran covid di simalungun. Kurva penyebaran covid 19 tampak semakin melandai dan menurun menuju zona kuning.

Humas Gugus Tugas Percepatan Pencegahan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Simalungun, Akmal Siregar, menyampaikan penyebaran covid-19 tidak lagi dari luar kota melainkan di dalam kabupaten itu sendiri.

“Secara epidemiologi kurva pandemi covid-19 di simalungun berada di zona oranye yang lebih mengarah ke zona kuning, karena penyebaran virus saat ini berasal dari dalam kabupaten bukan lagi dari luar,” kata Akmal Senin (28/9/2020)

Sampai saat ini kita tetap menindaklanjuti instruksi presiden yang menyatakan kepatuhan protokol kesehatan dimana Pemerintah Kabupaten Simalungun sudah mengeluarkan perbub tentang justisi protokol kesehatan.

Kepatuhan masyarakat ini tetap harus kita kedepankan. Penyediaan tempat ketika masyarakat terkena covid-19 sudah ada seperti Rumah Sakit Darurat Covid-19 batu 20 dan fasilitas kita sudah sangat mencukupi. Kita juga sudah ada laboratorium swab.

Masih kata Akmal, ketika tracking sudah dilakukan dan di simalungun ditemukan kasus terkonfirmasi maka kita akan bergerak secara sistem, dimana didalamnya ada personel TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Satgas Covid-19 seperti halnya kita lakukan di Tanjung Hataran, ketika ini sudah mewabah dan tebentuk cluster baru maka akan kita lakukan lockdown didaerah itu, kita berikan makan dan kita berikan sembako.

Akmal pun berpesan agar masyarakat Simalungun tetap mematuhi protokol kesehatan guna mencegah kembali naiknya penderita covid-19 di Simalungun.

"Maskermu untukmu, maskerku untukmu," Pungkasnya

Penulis: juindra. Editor: ando.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan